Doktif Jawab Nyinyiran soal Bopeng di Wajah Akibat Merawat Pasien COVID-19, Bukan Efek Langsung, Ini Penjelasannya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Januari 2025 | 08:35 WIB
Ilustrasi bopeng karena bekas jerawat - ramai Doktif sebut rawat pasien COVID-19 bikin bopeng, simak penjelasannya.   (Pixabay)
Ilustrasi bopeng karena bekas jerawat - ramai Doktif sebut rawat pasien COVID-19 bikin bopeng, simak penjelasannya. (Pixabay)

Baca Juga: Meski Tak Sebahaya Virus Corona, Apakah Penderita HMPV juga Perlu Melakukan Isolasi Seperti Penderita Covid-19?

“Mungkin gak secara langsung, tapi kan saat COVID terjadi, tenaga kesehatan bekerja di kondisi seperti itu,” imbuhnya.

Penyebab bopeng dan bekas jerawat

Bopeng muncul sebagai bentuk untuk merespons dan berusaha memperbaiki jerawat.

Proses perbaikan jerawat meliputi produksi kolagen dan jika tubuh terlalu banyak memproduksi kolagen, maka akan muncul bopeng dan bekas jerawat.

Penggunaan masker yang berlapis dan ketat ini membuat kulit menjadi leih lembap dan oily atau berminyak.

Baca Juga: Fakta Penting Tentang HMPV, Virus Serupa Covid-19 yang Tak Dapat Diobati, Ini Cara Mendiagnosis dan Mencegahnya

Karena kulit juga butuh bernapas, kondisi COVID memungkinkan nakes tidak pernah melepas masker yang digunakan.

Akhirnya, minyak dan bakteri bisa berkembang biak secara cepat dan menyumbat pori-pori kulit.

Bopeng sendiri merupakan bekas jerawat yang bentuknya cekung hingga terlihat seperti lubang di kulit.

Karena sumbatan pori-pori itulah yang membuat bopeng muncul ketika lapisan kulit yang lebih dalam rusak karena jerawat.

Baca Juga: Kasus HMPV Marak di China hingga Muncul Imbauan Kemenkes, Membuat Publik Harus Waspada, Akankah Seperti Covid-19?

Bagaimana cara menghilangkan bopeng?

Tidak ada cara yang bisa menghilangkan bopeng dengan instan.

Semua pengobatannya tergantung pada jenis bopeng dan tingkat keparahannya di kulit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X