"Jika kortisol terlalu tinggi, jalur migrasi sel otak bisa salah arah dan koneksi menjadi tidak normal," tegasnya.
Situasi ini berpotensi memicu gangguan neurologis dan tumbuh kembang anak di masa depan. Karena itu, menjaga kesehatan mental selama kehamilan tak kalah penting dibandingkan menjaga asupan fisik.
Para ahli sepakat bahwa dukungan emosional, lingkungan yang positif, serta pemahaman dari keluarga dan pasangan, sangat dibutuhkan agar ibu hamil terhindar dari stres berat.
Masa kehamilan yang sehat dan bebas tekanan emosional bukan hanya demi kenyamanan sang ibu, tetapi juga menjadi pondasi penting bagi kualitas hidup anak di kemudian hari.***
Artikel Terkait
Doktif Jawab Nyinyiran soal Bopeng di Wajah Akibat Merawat Pasien COVID-19, Bukan Efek Langsung, Ini Penjelasannya
Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia Akibat Stroke Hemoragik, Ini Fakta dan Gejala Pendarahan Otak
Sering Makan Daging Saat Idul Adha? Hati-Hati, Ini 4 Tanda Tubuh Mulai Kewalahan, Bisa Bikin Bau Mulut sampai Sembelit
Biar Sate Daging Kurban Cepat Empuk, Ini 4 Cara Simpel yang Bisa Dicoba Saat Momen Idul Adha Bersama Keluarga
Suka Makan Daging Kurban? Ini 4 Penetral Alami Biar Pencernaan Lancar dan Badan Tetap Fit Usai Idul Adha
Beda Kompor Induksi Murah dan Mahal, Mana yang Paling Cocok untuk Dapurmu? Simak Fitur dan Harga Terbarunya!