gaya-hidup

Micin atau Garam, Mana yang Lebih Aman untuk Kesehatan Tubuh? Simak Perbedaan Kandungan dan Batas Konsumsinya

Minggu, 17 Agustus 2025 | 08:08 WIB
Foto Ilustrasi - Garam maupun micin adalah dua bahan tambahan makanan untuk menambah cita rasa asin atau gurih. (Freepik/freepik)

 

Mediapriangan.com - Garam dan micin (monosodium glutamat/MSG) sudah menjadi bahan tambahan yang tak asing dalam masakan sehari-hari. Meski sama-sama menambah cita rasa, keduanya memiliki kandungan dan dampak kesehatan yang berbeda.

Di pasaran, masyarakat dapat menemukan berbagai merek garam seperti Garam Dolphin, Garam Refina, hingga Garam Cap Kapal. Sementara itu, micin dijual dalam berbagai pilihan, mulai dari Ajinomoto, Sasa, sampai Totole.

1. Kandungan Garam

Garam terdiri dari natrium klorida (NaCl) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi saraf, serta kontraksi otot.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan dari Studi Terbaru! Diet Tinggi Protein Ternyata Aman, Tak Berisiko Bagi Ginjal dan Jantung

Namun, konsumsi berlebihan bisa memicu hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke. WHO menganjurkan asupan garam maksimal 5 gram per hari atau setara satu sendok teh.

2. Kandungan Micin (MSG)

Micin atau MSG mengandung natrium dengan jumlah lebih sedikit dibanding garam.

Penyedap rasa ini menonjolkan sensasi umami yang juga ditemukan pada bahan alami seperti tomat, keju, dan daging. FDA (Badan Pangan dan Obat Amerika Serikat) menyatakan MSG aman dikonsumsi dalam batas wajar.

Baca Juga: 3 Resep Lezat Rendah Sodium, Sehatkan Jantung Tanpa Takut Hambar

Meski demikian, sebagian orang bisa mengalami reaksi ringan seperti sakit kepala atau rasa panas bila mengonsumsinya berlebihan.

3. Tingkat Risiko

Garam: Tingginya kandungan natrium dapat meningkatkan risiko hipertensi dan gangguan kardiovaskular.

Halaman:

Tags

Terkini