Mediapriangan.com - Protein merupakan salah satu makronutrien penting selain karbohidrat dan lemak. Kehadirannya sangat vital dalam tubuh, mulai dari membantu transportasi oksigen, menjaga sistem imun, mengirim sinyal saraf, hingga mendukung pertumbuhan sel.
Namun, banyak orang masih bertanya-tanya, apakah konsumsi protein berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan?
Mengutip Healthline, kebutuhan protein harian seseorang tidak sama. Faktor seperti usia, berat badan, tingkat aktivitas fisik, hingga kondisi medis sangat memengaruhi jumlah asupan yang diperlukan.
"Menurut standar Recommended Dietary Allowance (RDA), kebutuhan protein harian adalah 0,36 gram per pon atau setara 0,8 gram per kilogram berat badan," tulis Healthline, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Meski demikian, pakar gizi menyebut individu dengan aktivitas fisik lebih tinggi membutuhkan protein lebih banyak. Rekomendasinya berkisar 1,2 hingga 2 gram per kilogram per hari.
Atlet, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, hingga penderita penyakit tertentu bahkan memerlukan asupan yang lebih besar.
Baca Juga: 5 Teknik Pernapasan Ampuh Usir Stres, dari Pursed Lip hingga Alternate Nostril Breathing
Selama ini, diet tinggi protein kerap dikaitkan dengan risiko gangguan ginjal, jantung, hingga tulang. Akan tetapi, berbagai penelitian justru menunjukkan hasil berbeda.
Salah satu studi besar terhadap lebih dari 12 ribu orang dewasa menyimpulkan tidak ada hubungan antara konsumsi protein, baik hewani maupun nabati, dengan penyakit jantung.
Studi tahun 2020 juga menegaskan hal serupa, bahkan tidak menemukan kaitan dengan kematian akibat penyakit jantung.
Baca Juga: Tak Semua Tren Harus Diikuti, Terapkan JOMO untuk Nikmati Hidup Tanpa Tekanan FOMO
Temuan terbaru pada 2023 pun memperkuat hasil tersebut, menyatakan asupan protein tinggi tidak meningkatkan risiko stroke maupun kematian kardiovaskular.
Sementara itu, terkait kesehatan tulang, penelitian modern justru menemukan fakta bahwa konsumsi protein lebih tinggi berhubungan dengan tulang yang lebih kuat serta menurunkan risiko patah tulang pinggul.
Artikel Terkait
4 Tren Liburan Favorit Gen Z: Dari Budget Hemat, Wisata Ramah Lingkungan, hingga Andalkan Influencer
Deterjen Cair vs Bubuk, Bedah Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Memilih yang Paling Efektif untuk Pakaian
Mengenal Bahan Aktif Obat Nyamuk, Efektif Usir Serangga, tapi Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan
Tren Liburan Gen Z 2025, Ucapkan Selamat Tinggal FOMO, Spot Instagramable dan Solo Backpacking Tanpa Rencana
Foundation Waterproof untuk Hari Kemerdekaan, Bikin Makeup Tahan Keringat Sepanjang Aktivitas Outdoor
Tren Shampoo Non-SLS Meningkat, Pilihan Aman untuk Kulit Sensitif dan Rambut Lebih Lembut di 2025