Mediapriangan.com - Kemenkes mengimbau masyarakat untuk sementara tidak menggunakan obat dalam bentuk sirup atau cair
Himbauan tersebut menyusul adanya laporan peningkatan kasus gangguan ginjal akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI) yang tajam pada anak. Khususnya pada balita.
Penghentian sementara obat sirup atau cair dikeluarkan oleh Kemenkes RI melalui surat nomor SR.01.05/III/3461/2022 perihal Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal pada Anak.
Baca Juga: Jakarta Islamic Center Kebakaran, Masjid Monumental yang Sejarah Berdirinya Sangat Fenomenal
Dilansir dari laman kemenkes.go.id, jumlah kasus yang dilaporkan hingga 18 Oktober 2022 sebanyak 206 dari 20 provinsi dengan angka kematian sebanyak 99 anak, dimana angka kematian pasien yang dirawat di RSCM mencapai 65%.
Ganguan ginjal akut umumnya menyerang anak dibawah usia 5 tahun. Peningkatan kasus ini berbeda dengan yang sebelumnya, dan saat ini penyebabnya masih dalam penelusuran dan penelitian.
Dari hasil pemeriksaan, bahwa gangguan ginjal akut tidak ada kaitannya dengan Vaksin COVID-19 maupun infeksi COVID-19.
Baca Juga: POLYTRON Raih Penghargaan Bergengsi Electronic Appliances of the Year 2022
Juru bicara Kemenkes dr Syahril mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tidak ada bukti hubungan kejadian gangguan ginjal akut (AKI) dengan Vaksin COVID-19 maupun infeksi COVID-19.
"Karena gangguan ginjal akut pada umumnya menyerang anak usia kurang dari 6 tahun, sementara program vaksinasi belum menyasar anak usia 1-5 tahun,'' jelas Syahril.
Kemenkes bersama BPOM, Ahli Epidemiologi, IDAI, Farmakolog dan Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti dan faktor risiko yang menyebabkan gangguan ginjal akut.
Baca Juga: Wacana Pilkada Tidak Langsung Kembali Mencuat, Begini Tanggapan Bupati Tasikmalaya
Dalam pemeriksaan yang dilakukan terhadap sisa sampel obat yang dikonsumsi oleh pasien, sementara ditemukan jejak senyawa yang berpotensi mengakibatkan gangguan ginjal akut.
Saat ini Kemenkes dan BPOM masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif termasuk kemungkinan faktor risiko lainnya.
Artikel Terkait
Inilah Risiko Jika Stres Dibiarkan Berlarut, Berikut Solusinya
Waspada 7 Penyakit yang Muncul Saat Musim Hujan, Salah satunya Leptospirosis
Cegah DBD, Penyakit yang Sering Muncul Saat Musim Hujan
Tips Menjaga Kondisi Tubuh Saat Musim Hujan, Agar Tetap Sehat
Simak! Aturan Konsumsi Gula Garam Lemak (GGL), Agar Hidup Lebih Sehat