Program Ganti Atap Rumah Wartawan Resmi Diluncurkan, Promedia Group Gandeng SKI Wujudkan Hunian Sehat dan Layak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 20 Februari 2026 | 03:50 WIB
Program ganti atap rumah wartawan digagas Promedia Group bersama SKI untuk wujudkan hunian sehat. (Dok. Promedia)
Program ganti atap rumah wartawan digagas Promedia Group bersama SKI untuk wujudkan hunian sehat. (Dok. Promedia)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Upaya meningkatkan kualitas hunian sehat bagi jurnalis diwujudkan melalui program ganti atap rumah wartawan yang diperkenalkan Promedia Group bersama PT Sirkular Karya Indonesia. Program ini diumumkan dalam forum Jaringan Pemred Promedia pada Rabu malam, 18 Februari 2026.

Melalui program ganti atap rumah wartawan, Promedia Group membuka peluang bagi wartawan di berbagai daerah untuk mengganti atap lama yang masih berbahan asbes, seng, atau material yang telah usang. Inisiatif ini bertujuan menghadirkan hunian sehat sekaligus meningkatkan kenyamanan tempat tinggal para jurnalis.

Direktur Utama PT Sirkular Karya Indonesia, Sugiarto Romeli, menjelaskan latar belakang lahirnya program tersebut. Menurutnya, persoalan sampah plastik menjadi perhatian utama perusahaan.

Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Putri, Jakarta Popsivo Polwan Jaga Asa Pemburuan Final Four, Bandung BJB Tandamata Tersingkir

"Pada masa pandemi Covid-19, kami melihat beberapa masalah yang timbul, yaitu terutama masalah sampah plastik yang bahkan sampai sekarang belum ada jalan keluarnya," tuturnya.

Ia menambahkan, pengelolaan limbah plastik di Indonesia masih belum optimal. "Kami lihat, plastik tertentu seperti botol Pet sudah ada recycle-nya walaupun hanya dicacah cuci akhirnya barang itu dijual ke Eropa," tambah Sugiarto.

Berangkat dari kondisi tersebut, perusahaan mengembangkan solusi berbasis ekonomi sirkular melalui produk atap Alduro. Material ini diklaim menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung hunian sehat.

Baca Juga: Promedia dan TNI AD Bahas Kolaborasi Strategis, Dorong Publikasi Program Nasional hingga Daerah

"Berawal dari sana, kami dengan pengalaman Parent Company yang bergerak di bidang plastik, kita terjemahkan dalam menyelesaikan masalah sampah ini," terangnya.

"Dari situ, timbul ide-ide yang dari awal misi kami adalah melepaskan ketergantungan kita terhadap sumber daya alam dengan melakukan ekonomi sirkular," jelas Sugiarto.

Dalam paparan teknisnya, Sugiarto membandingkan atap Alduro dengan seng. "Sifat dari atap Alduro ini mengurangi suara berisik dibandingkan dengan Seng," ungkapnya.

Baca Juga: 7 Hari IIMS 2026, Mobil Suzuki Paling Diburu di Test Drive Didominasi SUV dan Hybrid

Ia juga menjelaskan dampak terhadap suhu ruangan. "Jadi kalau suhu panas, atap Alduro bisa mengurangi kira-kira 10 persen," paparnya.

"Kalau misalnya suhu di luar rumah itu 35 derajat celsius, maka di dalam rumah sekitar 31-32 derajat celsius," sambung Sugiarto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X