Forum JPP Promedia Bahas Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos Robben Rico Ungkap Strategi Putus Rantai Kemiskinan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:33 WIB
Sekolah Rakyat dibahas Sekjen Kemensos Robben Rico di Forum JPP Promedia sebagai program prioritas Presiden Prabowo, pada Selasa, 20 Januari 2026 malam. (Dok. Promedia)
Sekolah Rakyat dibahas Sekjen Kemensos Robben Rico di Forum JPP Promedia sebagai program prioritas Presiden Prabowo, pada Selasa, 20 Januari 2026 malam. (Dok. Promedia)

Mediapriangan.com - Jaringan Pemred Promedia (JPP) menggelar forum diskusi bersama Kementerian Sosial yang menghadirkan Sekjen Kemensos Robben Rico. Forum ini membahas secara mendalam program Sekolah Rakyat sebagai salah satu agenda prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Forum JPP Promedia tersebut digelar secara daring pada Selasa, 20 Januari 2026 malam. Kegiatan ini diikuti para pemimpin redaksi dan perwakilan media mitra Promedia dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam forum bertajuk Mengenal Sekolah Rakyat Lebih Dekat, Sekjen Kemensos Robben Rico menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkeadilan.

Baca Juga: Dandim 0612 Tasikmalaya Tanamkan Nilai Disiplin dan Nasionalisme di Sekolah Rakyat Terintegrasi 41

"Sekolah rakyat ini salah satu program besar Presiden Prabowo yang menjadi sebuah miniatur pengentasan kemiskinan," kata Robben Rico.

Menurut Robben Rico, konsep Sekolah Rakyat disusun untuk memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari keluarga dhuafa dan warga miskin agar mampu sejajar dengan anak-anak dari keluarga mampu.

"Sekolah rakyat ini harapannya menjadi 'penyapu ranjau' untuk anak-anak Indonesia agar mereka bisa setara dengan saudara-saudaranya yang lain, atau dari keluarga yang mampu," terangnya.

Baca Juga: Pemerintah Fokus Bangun Sekolah Garuda di Luar Jawa, Ini Alasan Strategis dan Perbedaannya dengan Sekolah Rakyat

Ia menjelaskan, Sekjen Kemensos bersama jajaran telah menyiapkan perencanaan menyeluruh agar Sekolah Rakyat benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

"Kami telah membuat perencanaan terkait target yang ingin dicapai, terkhusus terkait gagasan Presiden dalam rangka memuliakan keluarga dhuafa dan warga miskin," jelasnya.

Lebih lanjut, Robben Rico memaparkan salah satu ciri utama Sekolah Rakyat, yakni penerapan sistem asrama bagi para peserta didik.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Rintisan Garut Tahun Ajaran 2025-2026 Resmi Dibuka, Bupati Tegaskan Misi Putus Rantai Kemiskinan

"Bentuknya asrama, artinya anak-anak akan masuk di sini 24 jam berada di sekolah rakyat," tuturnya.

Dengan konsep tersebut, para siswa tidak hanya menerima pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X