PADANG, Mediapriangan.com - Upaya membawa kekayaan kuliner Minangkabau ke panggung dunia kini memasuki babak baru. Indonesian Creative Cities Network (ICCN) secara resmi menginisiasi langkah strategis untuk mengawal persiapan Kota Padang dalam meraih predikat Kota Gastronomi Unesco.
Langkah ini dimatangkan melalui rapat koordinasi yang mempertemukan jejaring kota kreatif nasional tersebut dengan Dinas Pariwisata Kota Padang serta DPRD Provinsi Sumatera Barat. Pertemuan ini menjadi titik krusial dalam menyelaraskan visi untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh di Sumatera Barat.
Hadir dalam forum tersebut Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, didampingi jajaran pengurus pusat dan daerah. Dari sisi pemerintahan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, menegaskan bahwa gastronomi memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar penyajian makanan.
Menurutnya, penguatan identitas ini akan berdampak langsung pada pembangunan ekonomi kreatif masyarakat, sektor pariwisata, hingga pelestarian nilai budaya secara berkelanjutan.
"Kota Padang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota gastronomi berbasis budaya lokal dan warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Baca Juga: Boon Pring Jadi Sorotan, Mengupas Strategi ICCN dalam Indonesia Culture dan Creative Festival 2026
Melalui forum ini, lanjut Fiki, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyusun langkah strategis, membangun sinergi lintas sektor, serta memperkuat dukungan kebijakan dalam proses pengembangan tersebut.
Agenda utama dari kolaborasi ini adalah memperkokoh posisi Kota Padang sebagai salah satu kiblat kuliner unggulan di Indonesia.
Dengan dukungan kebijakan dari legislatif dan eksekusi program dari pemerintah kota, ekosistem ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan daya saing global bagi para pelaku UMKM lokal.
Baca Juga: ICCN Jakarta dan UNESA Jalin Sinergi untuk Percepat Penguatan SDM Industri Kreatif Nasional
Ke depannya, persiapan menuju Kota Gastronomi Unesco ini akan melibatkan sinergi lintas sektor yang lebih luas.
Harapannya, momentum ini tidak hanya berhenti pada rapat koordinasi, tetapi menjadi penggerak bagi akademisi, komunitas kreatif, dan pelaku usaha untuk bersama-sama mengangkat warisan kuliner Minangkabau sebagai identitas kota yang modern namun tetap berakar pada tradisi.
Artikel Terkait
ICCN Buka Riset Kota Kreatif Indonesia, Akademisi Diajak Perkuat Data Ekonomi Kreatif Nasional
Momentum Ekonomi Kreatif Disorot, ICCN Dorong Pembenahan Sistem Jasa Kreatif Nasional
ICCN Gandeng Greeneration Foundation, Ekonomi Kreatif Berkelanjutan Jadi Fokus Kolaborasi
Wamen HAM Gandeng ICCN Siapkan Delegasi Lokal ke Forum Dunia Korea Selatan Perkuat Prinsip Kota Kreatif
Taliabu Gandeng ICCN, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Lepas dari Ketergantungan Tambang
Strategi Intel dan ICCN Bekali 158 Guru Vokasi Teknologi AI Guna Percepat Link and Match Industri Masa Depan