Thomas Lembong memiliki karir yang sangat mengesankan. Ia bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2015-2016.
Setelah menyelesaikan kuliah di Harvard University pada tahun 1994, Ia bekerja di berbagai negara, termasuk di New York dan Singapura.
Thomas melangkah lebih jauh dalam kariernya, hingga ia memiliki pengalaman sebagai bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia dan Deutsche Bank, Jakarta.
Tak hanya itu, Thomas juga memiliki pengalaman berharga sebagai Kepala Divisi dan Wakil Presiden Senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional serta dalam manajemen perusahaan dana ekuitas swasta.
Dari Dunia Bisnis ke Politik
Pada tahun 2013, Thomas Lembong memutuskan untuk mengeksplorasi dunia politik. Ia menjadi penasihat ekonomi dan penulis pidato untuk Jokowi, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Selanjutnya, Thomas mendapat kepercayaan sebagai Menteri Perdagangan pada tahun 2015-2016. Terjun ke dunia politik membawa Thomas Lembong ke tingkat yang lebih tinggi.
Selain menjadi Menteri Perdagangan, ia juga memegang posisi sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada periode 2016-2019.
Timnas Pemenangan AMIN
Saat ini, Thomas Lembong menjadi co-captain dalam tim pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Pilpres 2024.
Tugasnya adalah membantu ketua tim dalam upaya meraih kemenangan, bersama dengan 11 co-captain lain yang membentuk Timnas AMIN.
Sebagai seorang ekonom senior Indonesia dengan rekam jejak karir yang mengesankan, Thomas Lembong membuktikan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui berbagai bidang, termasuk politik.***