Pakar koperasi Dr. Rino Sadanoer juga menyoroti perlunya mengubah paradigma bahwa koperasi selalu menjadi korban.
"Koperasi seharusnya mengangkat orang-orang yang kurang mampu. Ini adalah catatan mendasar yang perlu diubah," ungkapnya.
Menurutnya, selama 20 tahun terakhir, penelitian telah menunjukkan bahwa koperasi bukan hanya untuk pendampingan, tetapi juga harus diperkuat.
Koperasi harus memberikan manfaat riil. Terkait penyaluran KUR, pendapatnya bahwa koperasi adalah pilihan yang tepat, karena koperasi lebih memahami kebutuhan anggotanya.
"Kenapa tengkulak tetap berkembang? Karena mereka memahami karakter petani. Begitu pula koperasi, mereka harus mengatasi hambatan mekanisme persyaratan."
KUR, sebagai subsidi bunga non-energi yang disalurkan melalui perbankan, telah mencapai 460 triliun, namun realisasinya baru mencapai 300 triliun.
Mukti Asikin, seorang pelaku koperasi, menekankan perlunya pemerintah untuk mendorong koperasi agar mencapai tingkat yang lebih tinggi.
Mukti Asikin memberikan contoh Mondragon Corporation di Spanyol, sebuah koperasi yang didirikan pada 14 April 1956 dan menjadi salah satu koperasi terbesar di dunia, karena adanya sinergi antara anggota dan pengurus.
"Koperasi seharusnya tidak ditempatkan di tengah-tengah. Di Singapura, buruh memiliki kendali atas ritel. Indonesia juga memiliki koperasi dengan jutaan anggota dan aset triliunan rupiah. Ideologinya, tidak boleh keluar dari koperasi," ujar Mufti.
Sementara itu, Prof. Awalil Rizky, moderator diskusi yang juga anggota Dewan Pertimbangan Timnas AMIN, menyoroti bahwa kebijakan dan program terkait Koperasi UMKM telah dijelaskan dengan rinci dalam submisi ke-17 Misi Paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
"Diantara paslon lainnya, siapa yang berani mengundang tokoh luar untuk berdiskusi? Kami terbuka untuk berdiskusi, termasuk mengenai koperasi yang merupakan amanat konstitusi. Dari diskusi ini, kami tegaskan, harus ada perubahan mendasar. Modal terbesar adalah manusia, sumber daya manusia. Bukan hanya investasi," tegas Awalil.***