Mediapriangan.com - Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari menjadi sorotan publik setelah kemunculan mereka dalam film Dirty Vote, pada Minggu, 11 Februari 2024.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pernyataan Bivitri Susanti dalam film Dirty Vote, yang menyebut politik Jokowi sebagai sesuatu yang culas dan memalukan.
"Untuk menyusun dan menjalankan skenario kotor seperti ini tidak perlu kepintaran dan kecerdasan, yang diperlukan cuma 2, mental culas dan tahan malu," kata Bivitri Susanti, dikutip dari di kanal YouTube Dirty Vote.
Dirty Vote telah mencuri perhatian masyarakat sejak diluncurkan pada hari tenang menjelang pemilihan umum, tepatnya pada Minggu, 11 Februari 2024 pukul 11.11 WIB, di kanal YouTube Dirty Vote.
Film Dirty Vote telah ditonton oleh lebih dari 5.465.180 penonton dan diikuti oleh lebih dari 106 ribu subscribers di kanal resmi YouTube Dirty Vote - Full Movie (OFFICIAL).
Selain itu, film ini juga telah disiarkan di beberapa kanal lain yang menayangkan Dirty Vote secara keseluruhan, seperti kanal YouTube @Refly Harun, @asanesiatv, dan lainnya.
Disutradarai Dandhy Laksono, film ini menampilkan tiga pakar hukum tata negara yang mengungkap bagaimana kecurangan telah terjadi untuk memperpanjang masa kekuasaan Presiden Jokowi.
Dengan durasi 1 jam 57 menit, film ini mengungkap berbagai praktik kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan meluas yang diarahkan untuk mendukung salah satu pasangan calon dalam Pemilihan Presiden 2024.
Berikut adalah profil lengkap dan rekam jejak Bivitri Susanti, salah seorang pembawa data dalam film Dirty Vote ini.