Y.B Mangunwijaya dikenal sebagai Bapak Arsitektur Modern Indonesia dan meraih penghargaan bergengsi seperti Penghargaan Aga Khan atas karyanya yang luar biasa, terutama dalam rancangan pemukiman di tepi Kali Code, Yogyakarta.
2. Friedrich Silaban
Friedrich Silaban adalah contoh arsitek autodidak yang mengukir prestasi gemilang tanpa bantuan pembimbing. Karyanya termasuk pembangunan Gelora Bung Karno, Monumen Nasional, dan Masjid Istiqlal. Penghargaan seperti Tanda Kehormatan Bintang Jasa Sipil menjadi bukti pengakuan atas prestasinya.
3. Achman Noe'man
Achman Noe'man adalah seorang arsitek yang tidak hanya mengesankan dalam karyanya, tetapi juga dalam komitmennya sebagai seorang Muslim.
Karyanya yang mencolok termasuk desain Masjid Salman ITB yang mendapat pengakuan langsung dari Ir. Soekarno. Kontribusinya yang besar juga terlihat merancang mimbar Masjid Al Aqsa di Palestina pada tahun 1993 hingga 1994.
Selain itu, Achman Noe'man juga pernah menjadi perancang Masjid Syekh Yusuf di Cape Town, Afrika Selatan.
4. Ridwan Kamil
Ridwan Kamil merupakan salah satu arsitek terkemuka di Indonesia yang diakui secara internasional. Penghargaan Urban Leadership Award dari Univ Pensylvania menjadi salah satu dari banyak penghargaan yang diterimanya.
Karya-karyanya yang mencolok, seperti Museum Tsunami Aceh, menjadi bukti kepiawaian dan dedikasinya dalam bidang arsitektur.
Perayaan Hari Arsitektur Indonesia tidak hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menghargai dan memperkenalkan para arsitek yang akan terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.***