nasional

HUT Kopassus 2024, Telusuri Makna, Sejarah, dan Dedikasi Prajurit Khusus Indonesia Dalam Momentum Peringatan ke-72

Minggu, 14 April 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi HUT Kopassus 2024 yang diperingati pada Selasa, 16 April 2024. (Laman kopassus.mil.id)

Brevet baret merah adalah simbol kualifikasi bagi anggota Kopassus, menunjukkan bahwa mereka telah menjalani pelatihan yang sangat intens dan menantang.

Sejarah Kopassus:

Sejarah Kopassus dimulai dari pembentukannya oleh Letkol Slamet Riyadi setelah TNI berhasil mengalahkan gerakan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS).

Hal tersebut mengakibatkan banyak korban dari pihak TNI. Meskipun RMS memiliki kekuatan yang relatif kecil, semangat dan keterampilan bertempurnya melebihi pasukan TNI saat itu.

Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Hari POM TNI 2023, Kalimat Penuh Makna Untuk Mengungkapkan Penghargaan kepada Polisi Militer

Dalam menghadapi tantangan ini, Letkol Slamet Riyadi mendirikan satuan yang bisa merespons dengan cepat dan efektif dalam menghadapi ancaman di medan pertempuran.

Meskipun Letkol Slamet Riyadi gugur dalam pertempuran, Kolonel A.E Kawilarang melanjutkan gagasannya.

Pada tanggal 16 April 1952, berdasarkan Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III No.55/Instr/PDS/52, terbentuklah Kesatuan Komando Teritorium III yang menjadi cikal bakal Korps Baret Merah.

Baca Juga: Hari POM TNI 2023, Momentum Untuk Lebih Mengenal Sejarah dan Menghargai Kontribusi Polisi Militer di Indonesia

Satuan ini mengalami beberapa kali perubahan nama seiring berjalannya waktu:

- Tahun 1953: Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD).

- Tahun 1952: Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD).

- Tahun 1955: Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD.

- Tahun 1966: Pusat Pasukan Khusus TNI-AD (PUSPASUS TNI-AD).

- Tahun 1971: Komando Pasukan Sandhi Yudha (KOPASSANDHA).

Halaman:

Tags

Terkini