Sejarah Hari Keluarga Nasional
Sejarah Hari Keluarga Nasional berawal dari momen penting pada tanggal 29 Juni 1949, ketika para pejuang kemerdekaan Indonesia dipulangkan untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia.
Momen ini menjadi simbol pentingnya keluarga dalam membangun kembali bangsa yang baru merdeka.
Selain itu, pada tanggal yang sama, Gerakan Keluarga Berencana Nasional (GKBN) juga dirayakan, menambah makna penting dari peringatan ini.
Hari Keluarga Nasional pertama kali diusulkan pada tahun 1992 dan resmi diperingati pertama kalinya pada tahun 1993 di Kota Lampung.
Sejak saat itu, peringatan ini terus menjadi momen refleksi dan upaya kolektif untuk membangun keluarga yang sehat dan kuat sebagai pondasi bangsa yang maju.***