nasional

Serangan Ransomware ke BRI Dikonfirmasi Hoaks, Netizen Kritik Respons Berlebihan dari Influencer IT Mr Bert

Kamis, 26 Desember 2024 | 09:39 WIB
Mr Bert (Kiri), influencer sekaigus ahli IT yang kerap memberikan konten terkait keamanan siber. (Kolase Instagram/@realmrbert dan dok. BRI)

Influencer IT Tuai Kritik Pasca Isu Hoaks

Berbeda dengan Teguh Aprianto, influencer IT yang dikenal dengan nama Mr Bert justru mendapatkan kritik tajam dari netizen atas responsnya terhadap isu ini.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @realmrbert, ia sempat mengklaim telah memperingatkan publik tentang ancaman keamanan BRI sejak awal tahun.

"Sudah dari Januari saya bilang ada hacker di dalam sistem BRI, tapi tidak didengar. Sekarang lihat sendiri akibatnya," ujarnya penuh emosi.

Baca Juga: GS Caltex Kalah 0-3 dari Hyundai Hillstate, Perpanjang Kekalahan Beruntun dan Terpuruk di Dasar Klasemen Sementara

Namun, setelah isu ransomware dikonfirmasi hoaks, netizen menilai pernyataannya berlebihan dan menciptakan ketakutan yang tidak perlu.

Salah satu komentar netizen menyebut, "Konten Anda ini malah jadi kompor dan menebar fearmongering. Sekarang sudah terbukti tidak ada serangan, mau klarifikasi?"

Netizen Desak Klarifikasi

Kritik terhadap Mr Bert semakin deras di media sosial, terutama setelah video reaksinya dianggap menyesatkan.

Banyak yang meminta klarifikasi atas pernyataannya yang dianggap berlebihan.

Baca Juga: Mau Viral tapi Salah Cara! Sebar Video Hoaks Uang Palsu dari ATM BRI, Warga Gowa Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf

"Anda selalu bicara soal bukti, sekarang mana klarifikasi setelah ini semua terbukti hoaks?" tulis akun @triviaworldforyou.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, Mr Bert belum memberikan tanggapan lebih lanjut atas kritik tersebut.

Isu ransomware yang menyerang BRI telah dikonfirmasi sebagai hoaks. Meski demikian, insiden ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Pakar keamanan seperti Teguh Aprianto memilih menyampaikan analisis berbasis data, sementara respons emosional dari figur publik seperti Mr Bert justru menuai kontroversi.***

Halaman:

Tags

Terkini