Tuduhan Lain yang Tak Terbukti
Ini bukan kali pertama Mr Bert mengajukan klaim mengejutkan terkait keamanan data.
Sebelumnya, ia sempat menuduh bahwa data dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) bocor dan berpotensi membahayakan pengguna.
Namun, klaim ini juga dibantah oleh Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom, Alfons Tanujaya, yang menegaskan bahwa kebocoran data tersebut tidak dapat digunakan untuk mengambil alih akun bank tanpa kredensial pengguna.
"Tidak ada risiko rekening diambil alih, dana dicuri, atau ditransfer... Itu hanya terjadi kalau credential mobile Anda diambil," jelas Alfons.
Kontroversi yang melibatkan Mr Bert terus menjadi sorotan, namun banyak pihak mengimbau masyarakat untuk lebih kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang tidak didukung bukti kuat.***