nasional

Setelah Sempat Viral dan Terjadi Konflik Pemecatan ASN, Neni Herlina dan Menteri Satryo Soemantri Akhirnya Berdamai

Kamis, 23 Januari 2025 | 07:50 WIB
Neni Herlina, pegawai Kemendiktisaintek, akhirnya berdamai dengan Menteri Satryo. (Instagram.com/nies08)

 

Mediapriangan.com - Setelah sempat viral dan memicu aksi demonstrasi, pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Neni Herlina, yang mengaku dipecat, kini telah berdamai dengan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Proses perdamaian Neni Herlina dan Menteri Satryo berlangsung dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek pada Senin malam, 20 Januari 2025.

Neni Herlina menegaskan bahwa konflik yang sempat memanas telah berakhir. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa dirinya dan Menteri Satryo telah saling memaafkan.

Baca Juga: Neni Herlina, ASN yang Dipecat Menteri Satryo Ungkap Ketakutannya Terhadap Nasib Teman-temannya dan Akan Lapor DPR

“Alhamdulillah, teman-teman, doa kita bersama bahwa persoalan yang kemarin ada, itu Alhamdulillah sudah selesai. Semalam, kami diundang oleh Pak Sekjen untuk bersilaturahmi, berkomunikasi, dan kami saling memaafkan,” ungkap Neni di kantor Kemendiktisaintek, Selasa, 21 Januari 2025.

Kronologi Konflik dan Klarifikasi Neni

Neni menjelaskan bahwa konflik ini bermula dari ketidakjelasan terkait statusnya sebagai ASN di Kemendiktisaintek.

“Saya hanya ingin kejelasan, jadi Alhamdulillah sekarang saya tetap di Kemendikti,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa restrukturisasi internal kementerian masih dalam proses. Sebagai ASN, Neni menyatakan kesiapannya untuk dipindahkan selama prosedur yang berlaku diikuti.

Baca Juga: Menteri Satryo Soemantri Bantah Tuduhan Marah dan Tampar ASN, Istana Berikan Klarifikasi

“Sebagai ASN, tugas saya hanya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Jika harus dipindahkan, selama prosedur dilalui, saya tidak ada masalah,” tambahnya.

Togar M. Simatupang, salah satu pejabat Kemendiktisaintek, menjelaskan bahwa mutasi ASN masih bersifat opsional. Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya Neni sempat menyampaikan keberatannya terkait potensi mutasi.

Aksi Demonstrasi Pegawai Kemendiktisaintek

Halaman:

Tags

Terkini