“Ini lebih kepada kita mempersiapkan fasilitas yang memudahkan kunjungan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan, gitu,” ujar Hasan Nasbi pada Senin, 26 Mei 2025.
“Tidak ada paku, tidak ada bor, jadi hanya ditaruh, didudukkan saja, jadi nanti kalau udah selesai itu bisa dibongkar dengan mudah,” tambahnya.
Kunjungan ini bukan hanya menjadi simbol kerja sama diplomatik antara Indonesia dan Prancis, tetapi juga sekaligus menunjukkan komitmen kedua negara dalam merawat hubungan budaya dan memperkuat kerja sama lintas sektor.***