Ia menambahkan, dukungan dari Dasco memudahkannya dalam menjalin kerja sama dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Danantara, hingga sejumlah BUMN.
"Bang Dasco memiliki pemikiran terobosan dan memfasilitasi saya dengan berbagai pihak Kemenkeu, BI, Danantara, dan BUMN, sehingga kami dapat bekerja sama dengan berbagai pihak," jelasnya.
Berdasarkan data dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), disebutkan bahwa pada 2019, jumlah rumah subsidi mencapai 260.000 unit, namun tidak semuanya menggunakan skema FLPP. Kini, angka tersebut melonjak drastis menjadi 350.000 unit.
"Presiden Prabowo belum sampai satu tahun pemerintah, sudah menaikkan, paling tinggi selama ini 260 ribu jadi 350 ribu. Naiknya 90 ribu (unit)," tukas Ara.
Kenaikan ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat kecil serta memperkuat kerja sama antarlembaga dalam sektor perumahan nasional.***