3. Hasbullah
Jemaah dari kloter BDJ 07 (Embarkasi Banjarmasin), usia 73 tahun, menginap di Hotel 709 sektor 7.
Berdasarkan laporan keluarga, Hasbullah keluar dari hotel pada pukul 03.00 WAS, Selasa dini hari empat hari lalu, dan tidak kembali.
Ketiganya diketahui memiliki riwayat penyakit demensia, yang diduga menjadi faktor utama penyebab mereka tersesat.
“Hasbullah pernah beberapa kali terlepas, tapi masih ada yang mengantar ke kamarnya,” ujar Harun.
Namun, dalam kejadian terakhir, situasinya berbeda.
“Pada malam Selasa kemarin pukul 03.00 dini hari, Hasbullah keluar tanpa pengawasan dari keluarganya, kemudian barangkali tidak tahu arah kamar, lalu ada yang mengantar ke lobi,” ungkapnya.
Lobi hotel saat itu dalam kondisi sepi, dan Hasbullah kemungkinan kembali keluar dari hotel tanpa disadari siapa pun.
Sementara itu, putri Hasbullah telah lebih dulu berpindah ke Madinah sehingga tidak mengetahui pergerakan sang ayah.
PPIH Arab Saudi menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menemukan keberadaan ketiganya.
“Kami terus melakukan pencarian dalam plan A dan plan B, koordinasi tak henti kita lakukan dengan syarikah, KJRI, dan Konsultan Haji di Jeddah,” tegas Harun.
Hingga kini, tim PPIH masih melakukan pencarian di berbagai titik strategis di Makkah dan sekitarnya, berharap para jemaah yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.***