nasional

Menlu Sugiono Akui Kekosongan Dubes di Negara Penting, Janji Kirim Nama Calon ke DPR Dalam Dua Hari

Senin, 30 Juni 2025 | 17:26 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono buka suara mengenai kekosongan jabatan duta besar di beberapa negara penting. ( Instagram/sugiono_56)

 

Mediapriangan.com - Kekosongan jabatan duta besar (Dubes) di sejumlah negara strategis kembali menjadi sorotan publik dan parlemen. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono akhirnya buka suara dan mengakui adanya keterlambatan dari pihak kementeriannya dalam proses pengisian posisi tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono saat menghadiri rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 30 Juni 2025.

“Saya kira ini juga kesalahan kami sehingga proses ini (penunjukan duta besar) tidak berlangsung dengan cepat dan smooth,” ujar Sugiono di hadapan anggota dewan.

Baca Juga: 97 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Menlu Sugiono Pastikan Proses Aman Meski Konflik dengan Israel Makin Panas

Sebagai bentuk tindak lanjut, Sugiono memastikan bahwa pihaknya akan segera mengirimkan daftar nama calon duta besar kepada DPR dalam waktu dekat.

“Tapi yang pasti untuk beberapa pos tadi yang disebutkan, kami berharap dalam satu dua hari ini sudah ada surat ke DPR untuk bisa segera,” lanjutnya.

Sugiono juga menekankan bahwa kekosongan jabatan Dubes tidak lantas menghambat kinerja perwakilan Indonesia di luar negeri. Meski tanpa Dubes, tugas-tugas diplomatik masih bisa dijalankan secara fungsional oleh pejabat yang ada.

Baca Juga: Menlu Sugiono Kritik Negara G7 yang Bela Israel, Sebut Sikap Itu Bisa Picu Perang Besar dan Perburuk Konflik Timur Tengah

“Kami tetap bisa melaksanakan semua tugas-tugas perwakilan di negara-negara yang tidak ada duta besarnya dengan cukup lancar,” tambahnya.

Meski demikian, ia tak menampik bahwa posisi duta besar memiliki peran strategis yang tak bisa lama dibiarkan kosong, terutama di negara-negara penting seperti Amerika Serikat.

Langkah percepatan penunjukan Dubes ini menjadi penting dalam menjaga performa diplomasi Indonesia di kancah global dan memastikan hubungan bilateral tetap terjaga secara maksimal.***

Tags

Terkini