Ia menambahkan bahwa kunjungannya ke Belarus juga membuahkan hasil positif. Negara tersebut, menurutnya, sangat membutuhkan berbagai komoditas dari Indonesia.
“Alhamdulillah dapat hasil-hasil yang lumayan, yang cukup bagus, bisa juga mampir di Belarus, mereka punya potas, mereka butuh karet kita, mereka butuh banyak komoditas kita,” tambahnya.
Tak hanya itu, Prabowo menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas kakao yang sangat diminati negara lain. Ia pun mengingatkan pentingnya pembibitan cokelat secara serius.
“Salah satu yang mereka butuh itu coklat. Saya kira itu yang saya ceritakan, ya,” tandasnya.
Pertemuan hangat antara Presiden Prabowo dan Jokowi ini menjadi penanda kuatnya komunikasi di antara dua pemimpin negara, terutama di tengah dinamika politik dan ekonomi global yang semakin kompleks.***