nasional

IFG Dorong Karyawan Jadi Duta Branding Digital BUMN Lewat Workshop Komunikasi Sosial Bertema AI di Balikpapan

Senin, 21 Juli 2025 | 14:59 WIB
IFG berpartisipasi dalam Workshop Komunikasi BUMN yang digelar Kementerian BUMN di Swiss-Belhotel Balikpapan, 17–18 Juli 2025. (Instagram/swissbelhotelbalikpapan)

Mediapriangan.com - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, kembali mendorong penguatan kapasitas komunikasi di lingkungan BUMN melalui partisipasinya dalam Workshop Komunikasi BUMN.

Workshop Komunikasi BUMN bertema “Komunikasi Media Sosial melalui Optimasi AI” ini digelar oleh Kementerian BUMN pada 17–18 Juli 2025 di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran strategis bagi para pimpinan regional, staf unit kerja, dan insan BUMN wilayah Kalimantan Timur dalam memperkuat peran komunikasi di era digital.

Baca Juga: IFG Pastikan Santunan Korban Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya Lewat Jasa Raharja, Proses Pendataan Dipercepat

Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla mengatakan salah satu penekanan utama dalam kegiatan ini adalah penguatan peran karyawan sebagai ujung tombak komunikasi dan branding perusahaan di era digital.

Insan BUMN adalah penggerak utama di setiap perusahaan. Bukan hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai problem solver, inovator, dan kreator yang membentuk identitas dan budaya perusahaan.

Maka, sebagai representasi perusahaan, insan BUMN diharapkan bisa menjaga citra perusahaan di mata publik, termasuk dalam berperilaku di media sosial.

Baca Juga: IFG Tekankan Peran ESG dan Akuntan Manajemen untuk Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berkelanjutan di Indonesia

“Untuk itu, workshop ini diadakan guna membekali insan BUMN dalam menjalankan fungsi sebagai ujung tombak komunikasi BUMN,” ujar Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla.

IFG turut menyumbang pemikiran penting melalui sesi yang diisi oleh I Gede Suhendra, Head of Corporate Communication IFG. Ia menekankan bahwa membangun reputasi dan citra perusahaan tidak hanya menjadi tugas tim komunikasi semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen organisasi.

“Menumbuhkan dan memperkuat reputasi dan brand perusahaan bukan hanya tugas fungsi komunikasi. Setiap elemen dalam perusahaan memiliki peran penting untuk menjadi reputasi dan brand perusahaan, khususnya di era digital saat ini,” kata Suhendra.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, IFG Ingatkan Pentingnya Asuransi Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat untuk Perlindungan Diri

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pendekatan employee-centric kini menjadi kebutuhan di tengah dinamika digital dan perubahan perilaku audiens.

Krisis kepercayaan terhadap pesan-pesan korporasi yang terlalu formal dan promosi, algoritma media sosial yang memprioritaskan konten personal, serta fenomena great resignation dan quiet quitting menjadi tanda bahwa komunikasi internal harus lebih partisipatif dan manusiawi.

Halaman:

Tags

Terkini