Mediapriangan.com - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Tanah Air.
Saat bertemu para "Champion Petani Milenial" di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025, Amran menegaskan bahwa pertanian adalah sektor kunci perubahan besar bagi bangsa.
"Yang bisa merubah Republik ini adalah sektor pertanian. Indonesia punya keunggulan komparatif di sini," ujar Mentan Amran.
Amran juga membagikan filosofi bisnis yang ia pelajari dari pengalaman hidupnya: fokus, konsistensi, dan mental juang menjadi kunci sukses.
"Kalau ada masalah, jangan mundur. Fokuslah untuk jadi yang terbaik di dunia. Mengeluh itu tanda gagal," imbuhnya.
Amran mendorong para petani muda untuk menggali potensi bisnis pertanian agar kinerja sektor ini terus meningkat.
Melihat data terkini dari Kementan RI, ekspor pertanian Indonesia pada Maret 2025 tercatat 3,68 juta ton dengan nilai Rp65,72 triliun, turun 2,27 persen dibanding Februari 2025, tetapi naik 13,69 persen dari Maret 2024.
Impor pertanian turun menjadi 2,50 juta ton senilai Rp31,20 triliun, sehingga neraca perdagangan mencatat surplus 1,18 juta ton dengan nilai Rp34,30 triliun.
Secara kumulatif Januari–Maret 2025, ekspor pertanian mencapai 10,32 juta ton senilai Rp181,14 triliun, sementara impor hanya 7,59 juta ton sebesar Rp93,59 triliun, menghasilkan surplus nilai Rp87,55 triliun.
Dalam laporan Kementan RI, lima sub sektor pertanian perlu dicermati:
1. Perkebunan: Ekspor 3,58 juta ton senilai Rp62,29 triliun, naik 14,73% volume dan 51,42% nilai dibanding 2024.