nasional

1000 Cahaya Muhammadiyah dan LPCR PM Selenggarakan ToT Audit Energi, Dorong Dakwah Ramah Lingkungan di Yogyakarta

Selasa, 19 Agustus 2025 | 22:06 WIB
Potret pelatihan ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan di SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Senin (19/8). (Dok. 1000 Cahaya)

 

Mediapriangan.com - Krisis iklim dan melonjaknya kebutuhan energi mendorong Muhammadiyah bertindak nyata. 1000 Cahaya bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Audit Energi dan Penguatan Dakwah Ramah Lingkungan, Senin (19/8) di SM Tower Malioboro, Yogyakarta.

Acara dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais, Sekretaris LPCR PM Isngadi Marwah Atmadja, dan Direktur 1000 Cahaya Hening Parlan, serta lebih dari 100 kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Dahlan Rais menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral sekaligus religius.

“Kerusakan lingkungan adalah akibat ulah manusia. Allah sudah memberi tanda-tanda jelas. Tugas kita merangkul semua pihak untuk bergerak bersama menjaga bumi,” ungkapnya.

Baca Juga: Gudang Pakaian Impor Ilegal Rp112 Miliar Digerebek di Bandung, Kemendag Pastikan Proses Hukum Berlanjut

ToT ini mempersiapkan peserta untuk melakukan audit energi di masjid, sekolah, dan kantor Muhammadiyah. Kegiatan ini meliputi keterampilan audit, efisiensi pemakaian listrik, hingga integrasi energi terbarukan, dengan tujuan melahirkan kader pionir yang mendorong transisi energi dari akar rumput.

“Transisi energi adalah keniscayaan. Muhammadiyah harus jadi pelopor pengurangan dampak kerusakan lingkungan. Energi alternatif seperti tenaga surya bukan pilihan tambahan, tapi kebutuhan mendesak,” tegas Hening Parlan.

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gatot Supangkat, menekankan bahwa program ini mendukung pemerintah dan PLN dalam penyediaan energi bersih, bukan menolak energi fosil.

Baca Juga: Ekonom Sasmito Hadinegoro Desak Pemerintah Stop Subsidi BCA dan Bongkar Skandal BLBI yang Rugikan Negara

“Sejuk bumiku, nyaman hidupku, aman masa depan anak cucu kita. Muhammadiyah hadir untuk memperkuat, bukan melemahkan, upaya bangsa menuju energi bersih,” ujarnya.

Sekretaris LPCR PM, Isngadi Marwah Atmadja, menambahkan bahwa transisi energi juga berperan menjaga bumi agar tidak semakin rusak, seraya menyinggung pengalaman pandemi Covid-19 ketika kualitas udara lebih bersih akibat minimnya mobilitas.

ToT ini diharapkan menjadi langkah strategis Muhammadiyah untuk mencetak kader yang mampu memadukan dakwah dengan praktik ramah lingkungan, sekaligus menyiapkan komunitas yang hemat energi dan berkelanjutan.***

Tags

Terkini