nasional

PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Fraksi DPR, Minta Publik Tenang dan Percaya Prabowo

Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:41 WIB
Uya Kuya dan Eko Patrio resmi dinonaktifkan dari Fraksi DPR RI mulai 1 September 2025. (Instagram/ekopatriosuper)

Mediapriangan.com - Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya mengambil keputusan besar dengan menonaktifkan dua kadernya yang kini duduk di parlemen, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, dan Surya Utama alias Uya Kuya. Langkah ini berlaku efektif mulai Senin, 1 September 2025.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyampaikan langsung keputusan ini melalui pernyataan video yang dirilis pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Menurut Viva Yoga, keputusan diambil setelah DPP PAN mencermati perkembangan politik nasional yang belakangan semakin dinamis.

Baca Juga: Desakan Pemecatan Eko Patrio dan Uya Kuya Menguat, Publik Tagih Ketegasan PAN Usai Tragedi Demo Berdarah

"Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025," ujar Viva Yoga.

Dalam kesempatan itu, PAN turut menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang ada.

Partai menekankan bahwa seluruh pihak perlu memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pemerintahan.

Baca Juga: Gus Yahya Ajak Umat Tenang Hadapi Demonstrasi, Ormas Islam Sepakat Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

"PAN yakin Presiden dapat menyelesaikan masalah tersebut secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat, serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan," lanjut pernyataan itu.

Sebagai penutup, PAN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas situasi politik yang berkembang.

Partai juga menegaskan komitmennya untuk menata ulang strategi politik demi menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga: Edhie Baskoro Yudhoyono Siap Evaluasi Soal Tunjangan DPR RI, Tegaskan Demokrat Dengarkan Aspirasi Rakyat

"Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan," tegas PAN.***

Tags

Terkini