Baca Juga: Tasya Kamila Buka Laporan Kontribusi Alumni Awardee LPDP di Tengah Sorotan Publik
Dalam sesi dialog, ia turut menyinggung masa ketika dirinya menghadapi kritik publik atas metode dakwah di klub malam. Gus Miftah memilih melihatnya sebagai bagian dari ujian hidup.
“Manusia punya kendala, Allah punya kendali,” katanya.
Menurut Gus Miftah, ujian yang datang justru memperluas langkahnya untuk berbagi, termasuk membantu lebih banyak orang berangkat umrah. Ia menilai dakwah tidak boleh dibatasi oleh tembok masjid semata.***