CIANJUR, Mediapriangan.com - Sebuah langkah besar dalam memperkuat pilar ekonomi kreatif berbasis kerakyatan baru saja diresmikan di kawasan Cipanas.
Kampung Influencer secara resmi diluncurkan sebagai pusat inkubasi bagi masyarakat yang ingin mendalami dunia konten kreator tanpa dipungut biaya, sekaligus menjadi simbol kebangkitan digital di wilayah ini.
Lahir dari inisiatif lokal yang visioner, proyek ini tidak berjalan sendirian. Terdapat kolaborasi digital yang solid antara pengelola dengan jaringan luas seperti Cianjur Creative Network (CCN) serta Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa setiap individu yang bergabung memiliki akses ke ekosistem yang lebih luas, mulai dari pelatihan hingga akses pasar.
Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, memberikan apresiasi penuh terhadap model pemberdayaan ini.
Pemerintah daerah melihat inisiatif ini sebagai solusi konkret dalam menciptakan lapangan kerja baru yang relevan dengan perkembangan zaman.
Baca Juga: Boon Pring Jadi Sorotan, Mengupas Strategi ICCN dalam Indonesia Culture dan Creative Festival 2026
Pendiri Kampung Influencer, Wiranata, menekankan bahwa kunci dari gerakan ini adalah keterbukaan dan keinginan untuk maju bersama.
Menurutnya, tempat ini lebih dari sekadar lokasi syuting, melainkan sebuah laboratorium sosial.
"Kampung Influencer dibangun sebagai ruang kolaborasi terbuka, di mana masyarakat bisa saling belajar, berkembang, dan memanfaatkan media sosial secara produktif," katanya.
Baca Juga: ICCN Jakarta dan UNESA Jalin Sinergi untuk Percepat Penguatan SDM Industri Kreatif Nasional
Di tempat ini, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif terkait kemampuan bicara di depan publik, teknik pengambilan gambar, hingga cara melakukan monetisasi akun.