JAKARTA, Mediapriangan.com - Kabar mengenai posisi Menteri Agama Nasaruddin Umar mencuat menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur.
Nasaruddin Umar dikabarkan telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Menteri Agama pada Rabu, 26 Agustus 2026. Isu tersebut muncul sehari sebelum agenda besar organisasi Islam tersebut digelar.
Informasi yang beredar menyebut surat pengunduran diri Nasaruddin Umar telah dikirimkan kepada pihak Istana. Ia disebut mengambil langkah tersebut berkaitan dengan rencana pencalonannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau Ketum PBNU.
Baca Juga: Demo 27 Agustus, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Dalam dinamika menjelang Muktamar ke-35 NU, nama Nasaruddin Umar disebut menjadi salah satu figur yang masuk dalam radar calon Ketum PBNU.
Ketentuan internal organisasi disebut menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi isu tersebut. Calon ketua umum yang masih menduduki jabatan di pemerintahan disebut diwajibkan untuk mengundurkan diri dari posisi pemerintahan.
Meski demikian, informasi mengenai pengunduran diri Nasaruddin Umar tersebut masih berupa kabar yang beredar dan perlu dikonfirmasi secara resmi kepada pihak terkait.
Baca Juga: Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas
Kiprah Nasaruddin Umar
Nama Nasaruddin Umar tidak asing dalam lingkungan keulamaan dan pemerintahan Indonesia. Ia lahir di Ujung-Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959.
Karier akademik dan keagamaannya telah berlangsung panjang. Nasaruddin Umar dikenal sebagai ulama sekaligus Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta sejak 2005.
Di lingkungan pendidikan tinggi, Nasaruddin Umar juga pernah menjadi Guru Besar Luar Biasa Universitas Indonesia pada periode 2006-2010.
Perjalanan Nasaruddin Umar di pemerintahan juga cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Departemen Agama pada 2006-2012.