JAKARTA, Mediapriangan.com - Penyanyi sekaligus pelari Cindy Gulla menyampaikan keberatannya setelah foto dirinya muncul dalam unggahan Instagram Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora yang berkaitan dengan promosi event lari.
Cindy Gulla menyebut dirinya tidak mengikuti event lari tersebut. Persoalan semakin menjadi perhatian karena penggunaan foto itu terjadi ketika dirinya belum memberikan persetujuan atas permintaan yang disampaikan melalui pesan langsung Instagram.
Keluhan Cindy Gulla disampaikan melalui Threads pada Minggu, 16 Agustus 2026. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan tangkapan layar percakapan dari akun Instagram Kemenpora mengenai rencana penggunaan foto tersebut.
Baca Juga: Profil Celine Olivia, Pembawa Baki Paskibraka 2026 di Istana Negara yang Punya Prestasi Seni
Dalam pesan yang dibagikan Cindy, Kemenpora menyatakan foto akan digunakan untuk kepentingan edukasi dan informasi publik.
“Penggunaan foto ini murni untuk kepentingan edukasi dan informasi publik, tidak untuk bertujuan komersial,” tulis pesan dalam DM yang diunggah di akun Threads @cgulla, dikutip pada Senin, 17 Agustus 2026.
Namun, menurut Cindy, unggahan Kemenpora yang memuat fotonya justru muncul hanya beberapa menit setelah pesan tersebut dikirim. Kondisi itu membuatnya mempertanyakan alasan dan prosedur penggunaan foto tanpa izin.
Baca Juga: Pulang Kampung dari Kanada, Keluarga Shaahid Bateson Ikut Rayakan HUT RI di Cikunir
Cindy Gulla Sebut Foto Langsung Dipakai
Cindy Gulla menyoroti jeda waktu antara pesan dari akun Kemenpora dan munculnya unggahan yang menggunakan fotonya. Ia mengatakan dirinya belum sempat memberikan jawaban ketika foto tersebut sudah dipublikasikan.
“Belum juga dibalas, udah dipakai aja fotonya. Aku nggak ikut race ini ya gais,” tulis Cindy dalam keterangan unggahannya.
“Beda 4 menit, langsung tayang? Enggak pernah di-interview Kemenpora padahal,” lanjutnya.
Menurut Cindy, persoalan tersebut bukan sekadar mengenai keberadaan fotonya dalam sebuah unggahan. Ia mempersoalkan penggunaan foto tanpa persetujuan, terlebih ketika tujuan yang disebutkan dalam komunikasi awal berbeda dengan konteks unggahan yang kemudian muncul.
Artikel Terkait
Kecelakaan Kranji Bekasi Tewaskan Pasutri di Flyover Kranji, Polisi Ungkap Dugaan Sopir Truk Tak Melihat Motor
3 Wisata Kuliner Jakarta Selatan untuk Singgah Usai Kerja, Ada RM Sinar Gakong hingga Sinilagi
2 Tempat Makan Jakarta Selatan untuk Santap Malam, Ada Ayam Goreng 24 Jam hingga Bakmi Daging Bakar
4 Hidden Gem di Tebet Jakarta Selatan yang Wajib Dicoba, Ada Kuliner Jogja, Sate Taichan hingga Sajian Vietnam
4 Rekomendasi Es Krim di Jakarta Selatan, Ada Honest Spoon, Cold Moo hingga Gelato dengan Rasa Beragam
Kecelakaan Yukie Pas Band di Bandung, Kepala Dijahit 10 Jahitan, Pengemudi Penabrak Akui Microsleep