1. Pos Dirgantara dan Pos Makasar. Kendaraan dapat diparkir di lapangan Skadron. Sejanjutnya diantar menggunakan Trans Halim.
2. Pos Trikora, dapat parkir di lapangan Tenis, GOR Merpati Trikora/ Pasar Mini Indah. Selanjutnya diantar menggunakan Trans Halim.
3. Pos Garuda, lahan parkir di gedung Ardhyaloka, LKP, Griya. Selanjutnya diantar menggunakan Trans Halim.
Sejarah TNI AU
Melansir laman resmi TNI AU, momentum HUT TNI AU 2023, berikut kami rangkum sejarah yang menjadi dasar peringatan HUT TNI AU
Sejarah TNI AU dimulai pada tanggal 23 Agustus 1945 ketika Badan Keamanan Rakyat (BKR) dibentuk dengan tujuan memperkuat Armada Udara yang kekurangan pesawat terbang dan fasilitas lainnya.
Dalam perkembangannya, BKR kemudian berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. Dalam periode TKR, jawatan penerbangan berada di bawah Komodor Udara Soerjadi Soerjadarma.
Pada 23 Januari 1946, TKR ditingkatkan lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), yang merupakan kelanjutan dari perkembangan tunas Angkatan Udara.
Namun, pada tanggal 9 April 1946, TRI jawatan penerbangan dihapuskan dan diganti dengan Angkatan Udara Republik Indonesia.
Sejak saat itu, tanggal 9 April diperingati sebagai Hari Ulang Tahun TNI Angkatan Udara. Peringatan hari lahirnya TNI AU ini diresmikan bersamaan dengan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Baca Juga: Upacara Peringatan HUT TNI ke-77, 8 Pesawat F-16 Akan Lukis Langit Istana Negara
Pada perayaan HUT TNI AU 2023, TNI AU berkomitmen untuk terus memperkuat kemampuan Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga TNI AU semakin kokoh dan berjaya di masa depan.***