nasional

Wajib Tahu! Pengertian Contra Flow dan One Way yang Diberlakukan Saat Musim Mudik Lebaran

Selasa, 18 April 2023 | 09:17 WIB
Ilustrasi arus kendaraan yang padat. (Pixabay/G.C.)

Mediapriangan.com – Mudik merupakan kegiatan yang sudah menjadi tradisi bagi masyarak Indonesia saat jelang lebaran.

Dari tahun ke tahun antusias masyarakat untuk mudik lebaran terus meningkat. Maka tak heran volume kendaran pun semakin padat dan macet.

Apalagi tahun ini, pemerintah sudah mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga masyarakat bebas untuk mudik lebaran 2023.

Baca Juga: Intip Bocoran Spesifikasi Smartphone Nokia Magic Max 2023 yang Konon Mirip Iphone

Pemerintah sendiri memperkirakan jumlah pemudik lebaran 2023 akan mencapai 123,8 juta orang. Jumlah ini meningkat 14,2 persen dari 85,5 juta orang yang mudik lebaran tahun lalu.

Untuk itu, Ditjen Hubdat, Korlantas, dan Ditjen Bina Marga mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan selama arus mudik hingga arus balik Lebaran 2023.

Adapun strategi-strategi tersebut tertuang dalam Keputusan Bersama Nomor KP-DRJD 2616 Tahun 2023, SKB/48/IV/2023, 05/PKS/Db/2023 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/1444 Hijriah.

Baca Juga: Wali Kota Bandung OTT KPK, Begini Yang Dirasakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Strategi atau sistem rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan, meliputi contra flow, one way dan ganjil genap yang berlaku secara serentak pada arus mudik dan arus balik lebaran 2023.

Nah, bagi yang masih asing dengan sistem contra flow dan one way, berikut pengertiannya, yang dikutip mediapriangan.com dari berbagai sumber.

Penegrtian Contra Flow

Contra flow atau lawan arah, sistem yang diterapkan dengan cara mengubah arus yang tadinya satu jalur menjadi dua jalur yang berlawanan arah. bukan menutup salah satu arus jalan. Selain itu, sistem contra flow diberlakukan secara mendadak tergantung dengan situasi dan kondisi jalan.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Sebarluaskan Perda Perubahan Atas Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat

Contohnya, jalur jalan arah Barat jalannya terlalu padat. Sedangkan jalur menuju arah Timur masih longgar, maka jalur arah Timur ini dapat ditutup sebagian dan digunakan untuk pengendara yang menuju ke arah Barat.

Sistem contra flow ini biasanya diterapkan untuk sementara waktu, atau beberapa jam saja, misalnya ketika macet saat jam pulang kerja.

Halaman:

Tags

Terkini