Tentu saja dengan produk-produk yang kita miliki sekarang harus dikembangkan sebaik mungkin,” imbuhnya.
Terakhir, Presiden menyampaikan apresiasi terhadap penyelengaraan Pameran Indo Defence 2022 Expo and Forum yang dinilainya bermanfaat untuk mempromosikan alat utama sistem pertahanan (alutsista) buatan dalam negeri.
“Ini saya melihat bagus untuk promosi, juga utamanya produk peralatan pertahanan dan keamanan,” pungkasnya.
Sementara, Menteri Pertahanan (Menhan RI) Prabowo Subianto menyampaikan komitmen untuk mendorong kemandirian Indonesia di sektor pertahanan dan keamanan.
Baca Juga: Akhirnya Mendapatkan Kemenangan Lawan Viktoria Plzen, Barcelona Masih Bermain di Liga Europa
“Indonesia berkomitmen untuk selalu terbuka dalam hubungan eksternal dengan semua negara, menjalankan diplomasi pertahanan, serta meningkatkan kekuatan pertahanan dengan mengembangkan alutsista buatan dalam negeri
Misi pertahanan Indonesia kepada dunia, serta mendorong dan memajukan industri pertahanan menuju kemandirian, pemenuhan alpalhankam (alat peralatan pertahanan dan keamanan),” kata Prabowo.
Gelaran Indo Defence 2022 Expo and Forum ini, kata Prabowo, bertujuan untuk menciptakan peluang usaha dan pertukaran teknologi antarnegara.
“Tema Indo Defence 2022 adalah Peace, Prosperity, Strong Defence, yaitu perdamaian, kesejahteraan, dan pertahanan kuat,” ujar Menhan RI.
Pemeran Indo Defence tahun ini dibagi menjadi tiga, yaitu Indo Defence Expo and Forum di Kemayoran, Indo Marine Expo and Forum di Pondok Dayung, Jakarta, dan Indo Aerospace Expo and Forum di Halim Perdanakusuma.
Sebanyak 905 perusahaan yang terdiri dari 158 perusahaan dalam negeri dan 747 perusahaan luar negeri dari 59 negara hadir menjadi peserta dalam pameran alutsista ini.
Selain itu, turut hadir stakeholders di bidang keamanan dari sejumlah negara sahabat.