KOREA, Mediapriangan.com - Pengumuman resmi Red Sparks terkait perpisahan dengan Elisa Zanette langsung memicu reaksi luas di kalangan penggemar Liga Voli Korea. Dalam waktu singkat, nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuat dan menjadi bahan perbincangan hangat.
Keputusan Red Sparks melepas Elisa Zanette disampaikan melalui akun Instagram resmi klub. Langkah ini diambil meski kompetisi Liga Voli Korea musim 2025/2026 belum sepenuhnya berakhir.
“Selamat tinggal Elisa Zanette,” tulis akun Instagram resmi Red Sparks pada Sabtu (21/3).
“Selama musim 2025/2026, persahabatan dengan Elisa Zanette yang memberikan yang terbaik untuk Red Sparks telah berakhir,” lanjutnya.
Baca Juga: Megawati Hangestri Ziarah di Lebaran 2026 Jelang Final Four Proliga 2026, Momen Haru Jadi Sorotan
Performa Red Sparks sepanjang musim ini menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut. Tanpa kehadiran Megawati Hangestri, tim mengalami penurunan signifikan dan gagal menembus babak play-off.
Dari 36 pertandingan, Red Sparks hanya mencatat enam kemenangan dan menelan 28 kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka finis di posisi terbawah klasemen Liga Voli Korea.
Situasi ini mendorong manajemen untuk melakukan evaluasi lebih awal, termasuk mengakhiri kontrak Elisa Zanette karena tidak ada lagi pertandingan yang akan dijalani hingga akhir musim.
Baca Juga: 12 Jadwal Final Four Proliga 2026 Putri, Lengkap dengan Skema Pertandingan Menuju Grand Final
Menanggapi keputusan itu, Elisa Zanette menyampaikan pesan perpisahan kepada klub dan para penggemar Red Sparks.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan pelukan hangat untuk kalian karena telah mendukung sejak awal hingga musim berakhir,” ucap Zanette.
“Saya akan merindukan kalian. Saya berharap bisa berjumpa lagi di masa depan,” tambahnya.
Elisa Zanette menjadi pemain asing kedua yang dilepas Red Sparks pada musim ini. Sebelumnya, klub juga mengakhiri kerja sama dengan pemain lain karena faktor cedera.
Di tengah perubahan tersebut, Megawati Hangestri kembali disebut-sebut sebagai sosok yang dirindukan. Banyak penggemar menilai Red Sparks belum menemukan pemain dengan dampak sebesar Megawati Hangestri.
Catatan performa Megawati Hangestri di Liga Voli Korea menjadi alasan kuat munculnya harapan tersebut. Ia pernah masuk jajaran pencetak poin terbanyak dan membawa Red Sparks melaju hingga final dalam beberapa ajang.
Artikel Terkait
Neriman Ozsoy, Celeste Plak dan Caca Jadi Senjata Jakarta Electric PLN Hadapi Megawati di Final Four Proliga 2026
Cara Beli Tiket Final Four Proliga 2026 Resmi Dibuka, Cek Pilihan Harga dan Jadwal Pertandingan di Tiga Kota
Cara Beli Tiket Proliga 2026 Online dan Harganya, Simak Pilihan Harga dan Jadwal Final Four hingga Grand Final
Megawati Hangestri Diperebutkan Red Sparks dan GS Caltex di Liga Voli Korea, Ini Skenarionya Usai Proliga 2026
Final four Proliga 2026, Gresik Phonska Plus atau Pertamina Enduro, Siapa Paling Berpeluang ke Grand Final?
Final Four Proliga 2026 Putri, Head-to-Head Pertamina Enduro vs Electric PLN, Adu Tajam Megawati dan Neriman Ozsoy
Proliga 2026 Final Four, Gresik Phonska Plus Incar Sejarah Juara Perdana di Tengah Tekanan Tim Kuat Berpengalaman
Dewi Intan Sari Gabung Jakarta Popsivo Polwan Jelang Final Four Proliga 2026, Penguatan Penting di Posisi Setter