SEOUL, Mediapriangan.com - Salah satu pilar kekuatan Red Sparks, Jung Ho Young, resmi memulai lembaran baru dalam karier profesionalnya. Middle blocker andalan tim nasional Korea Selatan ini memutuskan untuk bergabung dengan Heungkuk Life setelah tujuh musim yang emosional bersama tim yang telah membesarkan namanya.
Kesepakatan besar ini diresmikan pada 16 April, di mana Heungkuk Life menyodorkan kontrak berdurasi tiga tahun dengan total nilai mencapai 540 juta won. Nilai fantastis tersebut mencakup gaji tahunan sebesar 420 juta won ditambah opsi bonus senilai 120 juta won, sebuah angka yang mencerminkan kualitasnya sebagai pemain elit di voli putri Korea.
Pelatih kepala Heungkuk Life, Tomoko Yoshihara, menyambut antusias kedatangan pemain bertinggi badan menjulang tersebut.
"Jung Ho-young adalah pemain yang memiliki tinggi badan, kecepatan, dan ketepatan waktu dalam melakukan blok," ujar Tomoko Yoshihara. Ia menambahkan, "Dia akan mampu meningkatkan tidak hanya stabilitas di posisi tengah tetapi juga kecepatan aliran serangan."
Alasan Memilih Tantangan Baru
Dalam sesi wawancara melalui sambungan telepon pada 17 April, Jung Ho Young mengaku sempat dilanda kebimbangan sebelum akhirnya memantapkan hati pindah ke Heungkuk Life. Penjelasan mendetail dari sang pelatih mengenai peran teknisnya di lapangan menjadi kunci utama.
"Saya masih tidak percaya. Saya memiliki banyak kekhawatiran sebelum menandatangani kontrak. Alasan saya menandatangani kontrak dengan Heungkuk Life adalah karena ada beberapa aspek yang terasa baru ketika saya berbicara dengan Pelatih Yoshihara. Haruskah saya menyebutnya detail? Misalnya, saya bertanya mengapa dia ingin merekrut saya meskipun Peach sudah ada di tim, dan dia menjelaskannya secara detail. Saya mempercayainya, dan itu membuat saya merasa tidak apa-apa untuk mencobanya," ungkap Jung Ho Young.
Meskipun harus berpisah dengan rekan-rekan lamanya di Red Sparks, ia merasa optimis dapat beradaptasi dengan cepat karena adanya sosok familiar di tim baru.
"Tentu saja, saya senang dan menikmati bermain dengan Eun-jin, Hye-min, dan Sun-woo juga," kata pemain berusia 23 tahun tersebut. Ia menambahkan, "Teman-teman saya Kim Da-eun dan Lee Da-hyun juga berada di Heungkuk Life. Da-hyun telah banyak bermain di tim nasional senior. Akan mudah bagi saya untuk beradaptasi."
Perpisahan Emosional dengan Red Sparks
Meninggalkan tim debut yang telah bersamanya sejak Rookie Draft 2019 bukanlah perkara mudah. Bagi sang middle blocker, Red Sparks bukan sekadar klub, melainkan tempat ia bertransformasi dari seorang outside hitter menjadi salah satu pemain tengah terbaik di liga.
Artikel Terkait
Tiket Grand Final Menanti di Semarang! Simak Hasil Pertandingan Seri Solo dan Peta Persaingan Proliga 2026
Perebutan Tiket Grand Final Final Four Proliga 2026 Semarang, Gresik Phonska Plus Tantang Jakarta Electric PLN
Segel Tiket Grand Final! Gresik Phonska Plus Bungkam Jakarta Electric PLN 3-1 di Final Four Proliga 2026 Semarang
Satu Poin Menuju Puncak! Prediksi Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026
Akankah Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea? Simak Peluangnya Usai Final Four Proliga 2026 Semarang
Bungkam Jakarta Popsivo Polwan, Pertamina Enduro Segel Tiket Grand Final Proliga 2026 di Semarang
Kematangan Mental Jakarta Bhayangkara Presisi, Segel Tiket Grand Final Proliga 2026 Usai Redam Garuda Jaya
Hasil Final Four Proliga 2026, Jakarta Popsivo Polwan Bekuk Electric PLN Mobile, Amankan Posisi 3 Klasemen
Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus, Penentuan Juara Putaran Kedua Final Four Proliga 2026
Salip Gresik Phonska Plus, Jakarta Pertamina Enduro Sabet Gelar Juara Putaran Kedua Final Four Proliga 2026