Di kubu lawan, meski gagal mencapai podium, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Amansyah Manganang, melihat adanya progres performa dibanding pertemuan sebelumnya.
Amansyah Manganang menekankan pentingnya pembenahan skuad untuk menyambut musim depan.
"Kami akan evaluasi ke depan supaya bisa lebih baik lagi," kata Amansyah.
Senada dengan pelatihnya, kapten tim PLN, Afra Hasna Nurhaliza, memilih untuk tetap tegar meski harus puas berada di luar posisi tiga besar. Baginya, daya juang rekan-rekannya di GOR Amongrogo Yogyakarta sudah melampaui batas maksimal.
"Kami sudah maksimal untuk menang tapi gagal meraih kemenangan. Saya tidak menyesal," ujar Afra.
Keberhasilan Jakarta Popsivo Polwan segel peringkat ketiga Proliga 2026 di sektor putri ini kini mengalihkan perhatian publik pada persaingan sektor putra.
Berdasarkan jadwal, perebutan tempat ketiga putra antara Surabaya Samator melawan Jakarta Garuda Jaya akan segera digelar hari ini, Kamis (23/4), guna menentukan siapa yang terbaik di sisa format best of three musim ini.***
Artikel Terkait
Kematangan Mental Jakarta Bhayangkara Presisi, Segel Tiket Grand Final Proliga 2026 Usai Redam Garuda Jaya
Hasil Final Four Proliga 2026, Jakarta Popsivo Polwan Bekuk Electric PLN Mobile, Amankan Posisi 3 Klasemen
Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus, Penentuan Juara Putaran Kedua Final Four Proliga 2026
Salip Gresik Phonska Plus, Jakarta Pertamina Enduro Sabet Gelar Juara Putaran Kedua Final Four Proliga 2026
Jadwal Grand Final Proliga 2026 GOR Amongrogo, Akankah Jakarta LavAni dan Pertamina Enduro Kawinkan Gelar Juara?
Cara Beli Tiket Grand Final Proliga 2026 Online, Daftar Harga VIP dan Reguler di GOR Amongrogo Yogyakarta