Mediapriangan.com - Keterangan keluarga menjadi sorotan baru dalam kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Bripka IH, anggota Polsek Medan Sunggal. Keluarga membantah Winda datang ke Medan atas kemauannya sendiri untuk menemui mantan suami.
Menurut keluarga, Winda Lorenza Gowasa justru dijemput langsung oleh ibu Bripka IH dari Jakarta pada awal Juni 2026. Pernyataan itu sekaligus membantah anggapan bahwa korban sengaja kembali ke Medan untuk menemui mantan suami atau melakukan upaya rujuk.
Adik kandung Winda, Ica, menyebut perjalanan tersebut terjadi sekitar dua bulan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
“Jadi kakak saya datang dijemput sama mamanya Bang Iman, tidak datang sendirian ke Medan,” ucap Ica, dikutip dari unggahan video di akun Instagram @michellebuulolo pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
“Kurang lebih sudah dua bulan kakak saya di Medan,” lanjutnya.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Kawal Kematian Winda Lorenza Gowasa, Polda Sumut dan Keluarga Bakal Dipanggil
Dijemput dari Jakarta, Bukan Berangkat Sendiri
Keluarga Winda Lorenza Gowasa juga membantah kabar bahwa korban kembali ke Medan karena ingin memperbaiki hubungan dengan Bripka IH.
Ibu Winda, Yestin Laia, mengaku sempat memiliki keraguan ketika anaknya hendak kembali ke Medan. Ia menegaskan perjalanan tersebut bukan atas keinginan Winda untuk datang sendiri ke rumah mantan suaminya.
“Anakku bukan datang ke Medan sendiri, bahkan dia datang ke rumah mertuanya atau minta rujuk. Tidak Tuhan, tidak seperti itu dunia,” ucap Yestin sambil menangis di depan peti Winda, dikutip dari unggahan video Instagram @justiceforwindaloren2 pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Baca Juga: Winda Lorenza Disebut Bunuh Diri, Keluarga Lapor Polda Sumut dan Ungkap Kejanggalan
Menurut Yestin, Winda dijemput langsung dari Jakarta oleh ibu mantan suaminya.
“Anakku dijemput sama ibu kandung mantan suaminya, anakku dijemput langsung dari Jakarta, bawa ke Medan untuk dibawa rujuk bersatu dengan suaminya, kepada Iman,” imbuh Yestin.
Artikel Terkait
Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Dijatuhi Sanksi Administrasi, Wali Kota Viman Minta Bijak Bermedia Sosial
Unggahannya Dirujak Warganet, Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Mengundurkan Diri
Pemkab Garut Matangkan GEMAR di Car Free Day, Libatkan Lintas Sektor demi Senam Massal yang Aman dan Meriah
Tasik Wedding Festival Targetkan Transaksi Rp10 Miliar, Industri Wedding Tasikmalaya Terus Bertumbuh
Kembangkan Ekonomi Daerah, Pemkab Garut Gandeng OJK Perluas Akses Pembiayaan Pertanian Kentang
950 Dapur MBG Terancam Tutup Permanen, BGN Soroti Standar Higiene dan Sanitasi