Secara finansial, regulasi free agent Asia menetapkan plafon gaji tahun pertama sebesar 150.000 dollar AS atau setara Rp2,4 miliar.
Angka ini memang berada di bawah jalur asing reguler yang bisa mencapai Rp4 miliar hingga Rp4,8 miliar bagi pemain yang memperpanjang kontrak.
Namun, bagi Megawati, jalur ini memberikan kepastian posisi di tim papan atas serta menjaga nilai pasarnya tetap kompetitif di Liga Voli Korea.
Kondisi ini menciptakan kontras di pasar transfer. Saat mantan rekan setimnya di Red Sparks, Vanja Bukilic, harus berjibaku dalam proses draft di Praha untuk mendapatkan klub baru, Megawati Hangestri justru berada dalam posisi menunggu pinangan strategis.
Kini, publik menanti pengumuman resmi terkait pelabuhan baru sang bintang. Para penggemar voli khusus fans Megawati Hangestri akan menunggu hingga usai tryout di Praha.
Baca Juga: Nasib Megawati Hangestri Ditentukan Kang Sung Hyung, Akankah Kembali ke Liga Voli Korea Musim Ini?
Apakah Hyundai Hillstate akan benar-benar merealisasikan transfer panas ini, atau justru muncul kejutan lain dari klub-klub kontestan Liga Voli Korea yang ingin membajak sang ikon voli Indonesia tersebut.
Satu yang pasti, absennya Megawati di Praha bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru karier profesionalnya di kancah internasional.***
Artikel Terkait
Sinyal Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Masuk Roster Hyundai Hillstate, Jadi Incaran Musim 2026/2027
Teka-teki Karier Megawati Hangestri, Mundur dari Timnas hingga Isu Merapat ke Hyundai Hillstate Liga Voli Korea
Kandas dengan Yeum Hye-seon, Megawati Hangestri Siap Reuni dengan Vanja Bukilic di Liga Voli Korea?
Megawati Hangestri Sibuk Urus Visa ke Korea Selatan? Sinyal Kuat Megatron Kembali ke Liga Voli Korea!