SURABAYA, Mediapriangan.com - Dugaan pungutan liar dalam proses pengeluaran barang bukti kendaraan kecelakaan di Polrestabes Surabaya menjadi sorotan setelah sebuah curhatan warga viral di media sosial.
Unggahan tersebut dibuat akun @tasyamarella96 melalui Threads dan ramai diperbincangkan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku harus mengeluarkan uang Rp1 juta ketika mengurus surat pengeluaran kendaraan yang menjadi barang bukti.
“Ambil barang bukti kecelakaan gratis, iya sih gratis tapi buat minta surat pengeluaran kendaraan harus bayar,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya, dikutip pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca Juga: Kerugian Rp1,1 Miliar, Tim Macan Blambangan Bongkar Sindikat Pecah Kaca Lintas Negara
Dalam unggahan tersebut turut disertakan foto surat pengeluaran barang bukti kendaraan serta bukti transfer. Surat itu menggunakan kop Resor Kota Besar Surabaya, sedangkan bukti transaksi menunjukkan pengiriman uang sebesar Rp1 juta pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 13.04 WIB.
Pemilik akun kemudian menjelaskan bahwa kendaraan yang dimaksud merupakan sepeda motor. Ia juga menegaskan pembayaran yang dipersoalkan bukan biaya untuk mengambil motor, melainkan berkaitan dengan surat pengeluaran kendaraan.
“Ini untuk motor dan bukan bayar untuk ambil motornya, melainkan surat keterangan pengeluaran kendaraan yang dijadikan barang bukti,” terangnya.
Baca Juga: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Ketok Palu 15 Desember, Dasco Siap Mundur Jika Tenggat Terlewati
Unggahan Viral Diminta Dihapus
Persoalan tersebut berkembang setelah pemilik akun mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang disebut berkaitan dengan permintaan untuk menghapus unggahan di Threads.
Dalam tangkapan layar itu terdapat pesan yang meminta pemilik akun menghapus utas yang telah beredar luas.
“Saya minta tolong ya bu, Mbak Kris disuruh hapus, nanti Mbak Kris diantar ke kantor Colombo ya, kita selesaikan masalah ini,” tulis pesan dalam tangkapan layar WhatsApp.
Tautan menuju unggahan Threads juga terlihat dilampirkan dalam pesan tersebut.
Artikel Terkait
OJK Tasikmalaya Catat Aset Perbankan Priangan Timur Tumbuh 4,54 Persen Jadi Rp90,94 Triliun
Viral Siswa SD di NTT Sambut Kepala Dinas dari Seberang Sungai, Yel-yel Ayo Maju Jangan Ragu Bikin Haru
Jurnalis Promedia Jadi Korban Gempa NTT, Mari Bersama Bantu Mereka Bangkit dan Pulihkan Kehidupan
Selama 2026, 103 Kasus HIV/AIDS Kota Tasikmalaya Didominasi LSL, Usia Produktif Paling Rentan
Pulihkan Fungsi Olahraga Dadaha, Pemkot Tasikmalaya Tutup Jalan Utama Dadaha
Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas