Megawati Hangestri Mulai Babak Baru di Hyundai Hillstate, Adaptasi dengan Kim Da In Jadi Kunci Jelang KOVO 2026

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB
Megawati Hangestri memasuki babak baru bersama Hyundai Hillstate. Adaptasi dengan Kim Da In dan rekan setim menjadi fokus menuju KOVO 2026.    (Instagram/teammegakorea - 0203arasseo)
Megawati Hangestri memasuki babak baru bersama Hyundai Hillstate. Adaptasi dengan Kim Da In dan rekan setim menjadi fokus menuju KOVO 2026. (Instagram/teammegakorea - 0203arasseo)

Kim Da In dan rekan setim menjadi bagian penting

Kim Da In bukan satu-satunya pemain yang akan menjadi bagian dari proses adaptasi Megawati. Hyundai Hillstate memiliki sejumlah pemain dengan peran masing-masing yang harus dipahami oleh Mega.

Selain mengenal karakter permainan rekan setim, Megawati juga perlu memahami sistem yang diterapkan tim.

Proses tersebut tidak selalu berlangsung dalam waktu singkat karena membutuhkan komunikasi dan pengalaman bermain bersama.

Kehadiran Jordan Wilson juga menjadi bagian dari lingkungan baru yang harus dijalani Megawati. Pemain asing tersebut sebelumnya turut melihat besarnya perhatian penggemar terhadap Mega.

Kini, fokus Megawati perlahan bergeser dari berbagai kegiatan di luar lapangan menuju persiapan menghadapi kompetisi.

Baca Juga: HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi

Pengalaman Red Sparks menjadi bekal

Sebelum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri telah merasakan atmosfer V-League ketika memperkuat Red Sparks.

Pengalaman tersebut membuat Mega tidak benar-benar asing dengan kompetisi voli Korea. Ia sudah mengetahui bagaimana pertandingan berlangsung, menghadapi atmosfer pendukung lokal dan menjalani rutinitas sebagai pemain asing di Korea Selatan.

Namun, situasi di Hyundai Hillstate tentu menghadirkan tantangan berbeda.

Mega harus kembali membangun hubungan dengan rekan setim sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan permainan klub barunya.

Pengalaman sebelumnya dapat menjadi bagian dari proses tersebut, tetapi chemistry di dalam tim tetap harus dibangun melalui latihan dan pertandingan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X