Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 23 September 2026 | 19:18 WIB
Kegiatan pelatihan teknik produksi payung geulis kreasi bertempat di Gedung PPIK Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Rabu (23/9/2026). (Dok. AMS)
Kegiatan pelatihan teknik produksi payung geulis kreasi bertempat di Gedung PPIK Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Rabu (23/9/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan Dekranasda Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan pelatihan teknik produksi payung geulis kreasi bertempat di Gedung PPIK Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya mulai Selasa 22 September hingga Kamis 24 September 2026.

Pembina Industri Ahli Muda Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya R. Dadang Ginanjar, ST., M.Si mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keterampilan kerja yang anggarannya bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau tahun anggaran 2026.

Dadang menjelaskan, pelatihan payung geulis kreasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari program yang dicanangkan oleh Dekranasda Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya

"Pelatihan payung geulis kreasi ini berbeda dengan pelatihan payung geulis biasa. Beberapa perbedaan seperti jumlah jari-jari yang biasanya untuk payung geulis berdiameter satu meter itu sebanyak 24 jari-jari, ini hanya 8 jari-jari menjadi pembeda pada pelatihan kali ini," Kata Dadang, Rabu (23/9/2026).

Dikatakan Dadang, pelatihan payung geulis kreasi mengadopsi payung yang dibuat oleh sentra payung dari Negara Thailand yang pernah dipamerkan pada kegiatan pameran payung Indonesia di Solo pada tahun 2025.

"Dari situ kita uji cobakan melalui salah seorang pengrajin kayu di Kota Tasikmalaya untuk membuat rangka payung seperti itu dan hasilnya cukup bagus. Nah sekarang kita latihkan ke beberapa pengrajin payung geulis tradisional yang ada di Kota Tasikmalaya," katanya.

Pelatihan payung geulis kreasi di Kota Tasikmalaya diikuti perajin payung geulis untuk mengembangkan inovasi produk kerajinan, Rabu (23/9/2026).
Pelatihan payung geulis kreasi di Kota Tasikmalaya diikuti perajin payung geulis untuk mengembangkan inovasi produk kerajinan, Rabu (23/9/2026). (Dok. AMS)

Hasilnya kata Dadang, akan dilakukan diseminasi produk payung geulis dan puncaknya akan diluncurkan oleh Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya pada saat pelaksanaan Tasik Oktober Festival (TOF).

Lanjut Dadang, kegiatan ini juga akan didukung oleh Bank Indonesia yang rencananya akan melakukan kegiatan workshop terkait pengembangan payung geulis kreasi.

"Termasuk juga BI akan mensupport pengembangan payung geulis kreasi dari sisi anggaran, sisi pemenuhan peralatan produksi, galeri pemasaran dan lainnya," terang Dadang.

Untuk pelatihan sendiri dilakukan selama tiga hari yaitu mulai Selasa 22 September hingga Kamis 24 September 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.

Baca Juga: Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X