Penyelenggaraan MotoGP Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kompetisi di lintasan. Ajang tersebut juga menjadi sarana promosi pariwisata, khususnya bagi Lombok dan Nusa Tenggara Barat.
Kehadiran pembalap, tim, ofisial, media, serta penonton dari berbagai negara membuka peluang aktivitas ekonomi di sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan jasa pariwisata.
Jika rencana keberlanjutan MotoGP Mandalika terealisasi, Indonesia berpeluang mempertahankan eksposur internasional melalui agenda olahraga tahunan tersebut.
Di sisi lain, penyelenggaraan jangka panjang membutuhkan koordinasi antara pemerintah, pengelola Pertamina Mandalika International Circuit, dan Dorna Sports sebagai pemegang hak komersial kejuaraan.
Pernyataan Carlos Ezpeleta pada Jumat (9/10/2026) menjadi indikasi bahwa Dorna Sports masih ingin mempertahankan Indonesia dalam peta penyelenggaraan MotoGP dunia setidaknya hingga 2031.***
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Jadi Wakil Hyundai Hillstate di Media Day, Tanda Peran Penting Jelang Liga Voli Korea 2026-2027
Megawati Hangestri Siap dengan Pola Serangan Baru Hyundai Hillstate di Media Day Liga Voli Korea 2026-2027
Kwon Soon Chan Hadapi Tantangan Besar di Red Sparks, Hanya Punya Waktu Singkat Jelang Liga Voli Korea 2026-2027
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Kini Berseberangan, Duel Eks Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027
GS Caltex Incar Gelar Sejarah Juara Beruntun, Ini Kata 7 Pelatih Tim Putri di Liga Voli Korea Musim 2026-2027
Megawati Hangestri Tantang Mantan Rekan Red Sparks, Vanja Bukilic Siap Hadang Smash Megatron