Mediapriangan.com - Perumahan Cordova Emerald Estate resmi memulai tahap pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, pejabat dari Kementerian Perumahan, serta unsur Forkopimda Kota Tasikmalaya.
Proyek perumahan Cordova Emerald Estate berlokasi di Jalan Sukaratu, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Meski baru memasuki tahap awal, animo masyarakat terhadap Cordova Emerald Estate terbilang tinggi. Dari total rencana 300 unit rumah, setidaknya separuhnya telah dipesan dalam waktu yang relatif singkat.
"Alhamdulillah, desain dan konsep perumahan yang kita rancang mendapat sambutan antusias," ujar M. Ardi Setianegara, Direktur Utama PT Boddington Group Indonesia.
Keberhasilan ini tak lepas dari kombinasi antara desain modern, lokasi strategis, serta inovasi pembangunan yang diterapkan oleh pengembang.
"Kita apresiasi atas kepercayaan itu dan kita akan menjawabnya dengan merealisasikan pembangunan itu dengan baik sesuai jadwal yakni di tahun ini beres untuk tahap satu," tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peletakan batu pertama sekaligus pemilihan unit oleh 150 calon pembeli di Kebon Jati Resto, Indihiang.
Cordova Emerald Estate menawarkan rumah subsidi tipe 32 dengan keunikan tersendiri.
Baca Juga: 10 Ide Dekorasi Kreatif Untuk Memaksimalkan Ruang Dapur Mungil, Menjadikannya Indah dan Efisien
Jika biasanya tipe ini berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi, pihak pengembang justru menghadirkan rumah dengan luas tanah 70 meter persegi.
"Kami ingin memberikan sesuatu yang lebih untuk masyarakat, terutama karena ini juga kampung halaman istri saya. Dengan luas tanah 70 meter, hunian subsidi ini sejatinya sudah masuk kategori komersil," terang Ardi.
Artikel Terkait
Tips Agar Rumah Minimalis Type 36 Terkesan Mewah dan Terlihat Luas
Rumah Industrial Minimalis, Rumah Sehat Dengan Sirkulasi Udara dan Cahaya. Kesehatan Keluarga Tetap Terjaga
Heran! Rumah Kayu di Kabupaten Cianjur Ditawar Rp2 Miliar Ditolak Sang Pemilik, Apa Alasannya?
Rekomendasi Kanggo, Aplikasi untuk Renovasi dan Perawatan Rumah