Selain teori, peserta juga menjalani simulasi kondisi darurat di tengah hutan, seperti menghadapi situasi tersesat atau kekurangan perbekalan.
"Praktik ini dilakukan di berbagai lokasi dalam hutan untuk mendekati simulasi nyata kondisi kritis," tambah Dini.
Baca Juga: 17 Istilah yang Wajib Diketahui Si Anak Gunung
Dini berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal keterampilan bertahan hidup yang berguna di kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin peserta mampu mengimplementasikan dan membagikan ilmu ini kepada komunitas mereka," katanya.
Lindri, salah satu peserta dari Malang, mengaku sangat antusias mengikuti WJSC.
"Saya ingin belajar lebih jauh tentang bertahan hidup di alam bebas, karena ilmu ini tidak cukup hanya dipelajari melalui teori atau video. Praktek langsung seperti di WJSC sangat penting," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Legenda Gunung Tangkuban Perahu, Dulu Penuh Cerita Kini Tempat Wisata
Berkunjung Ke Objek Wisata Gunung Guntur, Oleh Soleh Dorong Pemerintah Daerah Bangkitkan Pariwisata
Rekomendasi Kopi Nako Kebon Jati Bogor, Tempat Asyik Buat Nongkrong Sambil Ngopi Dengan View Gunung Salak
Rekomendasi Sevillage Puncak, Wisata Alam dengan Pemandangan Gunung Gede Pangrango
Blok Tegal Alun Gunung Papandayan Kabupaten Garut Dilanda Kebakaran, Antisipasi dan Upaya Pemadaman Berlanjut
Menikmati Serunya Arung Jeram di Sungai Cimanuk, Halal Bihalal Penggiat Arus Deras Indonesia di Kabupaten Garut