Mediapriangan.com - Pulau Bali kembali menebar pesonanya lewat dua festival unggulan yang siap digelar secara meriah di kawasan barat pulau.
Menjelang akhir Juli 2025, wisatawan akan disambut dengan Lovina Festival di Kabupaten Buleleng dan Medewi Festival di Kabupaten Jembrana, dua acara yang menggabungkan keindahan alam, budaya, hingga olahraga air.
Lovina Festival (18–22 Juli 2025)
Festival ini akan berlangsung selama lima hari di kawasan ikonik Pantai Lovina, yang dikenal dengan ombak tenang dan atraksi lumba-lumba di pagi hari.
Lebih dari sekadar destinasi bahari, Lovina disulap menjadi panggung terbuka untuk berbagai pertunjukan budaya Bali Utara.
Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni tradisional dan modern, pameran kuliner khas Buleleng, serta deretan acara kreatif lainnya yang menghidupkan suasana.
Lovina Festival juga menjadi simbol semangat kebangkitan sektor pariwisata Kabupaten Buleleng yang sempat lesu akibat pandemi.
Medewi Festival (25–27 Juli 2025)
Seminggu berselang, gelaran budaya berikutnya hadir di Pantai Medewi, Jembrana, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik selancar terbaik di Bali.
Medewi Festival menyuguhkan kombinasi unik antara budaya Bali Barat dan dunia olahraga, khususnya surfing.
Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhi kompetisi selancar bertaraf nasional, pentas seni, hingga sajian kuliner tradisional Bali Barat yang menggugah selera.
Artikel Terkait
Menteri ATR Bongkar Dugaan Pulau di Bali dan NTB Dikuasai Asing, Sudah Dibangun Resor hingga Rumah Mewah!
Tragedi Selat Bali, KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, 15 Penumpang Selamat dan 4 Ditemukan Meninggal Dunia
Di Tengah Ibadah Umrah, Prabowo Langsung Instruksikan Penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali
Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya Akhirnya Minta Maaf Usai Tragedi Selat Bali, Janji Evaluasi Sistem Keamanan
Viral Ridwan Kamil Protes Delay Super Air Jet di Bali, Dirut Ungkap Penyebab dan Sampaikan Permintaan Maaf
Kebun Raya Jagatnatha, Wisata Bali Barat yang Unik dengan Koleksi Tanaman Upakara dan Usada Bernilai Religius