Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhi berbagai atraksi mulai dari kompetisi surfing, pentas seni lokal, hingga festival kuliner tradisional.
Acara ini juga bertujuan memperkuat citra Medewi sebagai destinasi wisata berkelas nasional maupun internasional.
Potensi Bali Barat Makin Bersinar
Rangkaian festival ini menunjukkan bahwa Bali Barat memiliki potensi wisata yang tak kalah memesona dari daerah lainnya di Bali.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku pariwisata menjadi kunci utama dalam menghidupkan kembali sektor ekonomi kreatif dan pariwisata pasca-pandemi.
Dengan karakter lokal yang kuat dan kemasan acara yang modern, baik Lovina Festival maupun Medewi Festival diprediksi akan menjadi daya tarik utama di paruh kedua tahun 2025.***
Artikel Terkait
Wamenpar Ni Luh Puspa Gaspol Kembangkan 3B, Pariwisata Bali Barat, Utara, dan Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Unggulan RI
Wamenpar Dorong Sebaran Turis Lewat Paket Wisata 3B, Penjualan Naik, Target China Disiapkan Mendarat di Banyuwangi
Kebun Raya Jagatnatha, Wisata Bali Barat yang Unik dengan Koleksi Tanaman Upakara dan Usada Bernilai Religius
Sentra Tenun Jembrana, Destinasi Wisata Budaya Bali yang Suguhkan Proses Tenun Manual dan Songket Unik Bernilai Filosofis
Desa Wisata Perancak, Surga Tersembunyi di Bali Barat, Sunset, Lepas Tukik, hingga Kuliner Pindang yang Menggoda
Wisata Religi Jembrana, Ziarah ke Makam Buyut Lebai dan Ali Bafaqih, Jejak Islam di Tengah Budaya Hindu Bali