Mediapriangan.com - Saat menyeberang ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, sempatkanlah untuk menyinggahi salah satu kawasan konservasi paling menarik di pulau ini: Taman Nasional Bali Barat.
Taman seluas 77.000 hektar ini menyimpan kekayaan flora dan fauna yang luar biasa. Tak kurang dari 160 spesies tumbuhan dan satwa liar dilindungi hidup di dalamnya, seperti banteng, rusa, lutung, kalong, dan berbagai jenis burung.
Namun, yang paling menarik perhatian tentu saja keberadaan Jalak Bali atau dikenal juga sebagai Curik Bali, burung endemik Pulau Dewata yang kini terancam punah.
Di sinilah habitat asli mereka bertahan, menjadikan kawasan ini sebagai benteng terakhir konservasi Jalak Bali.
“Taman Nasional Bali Barat merupakan tempat terakhir untuk menemukan satu-satunya endemik Bali yang hampir punah, yaitu Jalak Bali, ya,”
“Di sini adalah habitat aslinya,” kutipan dari kanal YouTube Kurniawanderful, Selasa, 22 Juli 2025.
Perjalanan ke lokasi tak akan menyulitkan. Akses jalan menuju taman ini sudah beraspal, meski beberapa ruasnya kecil seperti jalan-jalan yang biasa ditemukan di taman nasional lain.
“Jalannya mulus ya, cuman kecil-kecil, sama seperti kita kalau ke Taman Nasional Baluran, ya begini,” tambahnya.
Selama dalam perjalanan, wisatawan bisa saja berjumpa dengan beberapa penghuni liar taman nasional ini.
Monyet dan rusa bahkan kerap terlihat melintas seolah menyambut para tamu yang datang.
Artikel Terkait
Kebun Raya Jagatnatha, Wisata Bali Barat yang Unik dengan Koleksi Tanaman Upakara dan Usada Bernilai Religius
Sentra Tenun Jembrana, Destinasi Wisata Budaya Bali yang Suguhkan Proses Tenun Manual dan Songket Unik Bernilai Filosofis
Desa Wisata Perancak, Surga Tersembunyi di Bali Barat, Sunset, Lepas Tukik, hingga Kuliner Pindang yang Menggoda
Wisata Religi Jembrana, Ziarah ke Makam Buyut Lebai dan Ali Bafaqih, Jejak Islam di Tengah Budaya Hindu Bali
Bali Barat Siap Gegerkan Juli 2025! Lovina dan Medewi Festival Tawarkan Atraksi Budaya hingga Surfing Kelas Dunia
Dua Festival Spektakuler Siap Guncang Bali Barat Juli 2025, Lovina dan Medewi Tawarkan Seni, Budaya, hingga Selancar