Sejarah Curug Citambur yang View Airnya Terlihat dari Halaman Rumah Abah Jajang yang Lagi Viral di Medsos

photo author
Asep Budi Karyana, Media Priangan
- Sabtu, 8 April 2023 | 03:23 WIB
Pemandangan air terjun Curug Citambur Kabupaten Cianjur. (Tangkap layar Instagram @curugcitambur)
Pemandangan air terjun Curug Citambur Kabupaten Cianjur. (Tangkap layar Instagram @curugcitambur)

Mediapriangan.com – Seperti diketahui, saat ini rumah Abah Jajang tengah viral diberbagai media sosial, lantaran view alamnya yang memesona. Sehingga dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing.

Selain dikelilingi perbukitan yang hijau serta udara yang sejuk, dari rumah Abah jajang juga nampak pemandangan air terjun yang sangat indah. Yaitu Curug Citambur.

Berikut sejarah Curug Citambur yang dilansir mediapriangan.com dari laman cianjurkab.go.id, pada Sabtu (8/04/2023). Ada dua versi mengenai asal usul nama Curug Citambur.

Baca Juga: Heran! Rumah Kayu di Kabupaten Cianjur Ditawar Rp2 Miliar Ditolak Sang Pemilik, Apa Alasannya?

Versi pertama, oleh penduduk setempat jatuhnya air terjun atau curug ini mirip seperti suara tambur atau gendang. Karenanya dinamai Curug Citambur.

Sedangkan, versi kedua didasarkan pada legenda yang hidup di masyarakat sekitar mengenai seorang raja yang bernama Prabu Tanjung Anginan.

Prabu Tanjung Anginan adalah raja Kerajaan Tanjung Anginan yang letaknya di sekitar daerah Pasirkuda, yang kini termasuk wilayah Desa Simpang dan Karang Jaya, Kecamatan Pagelaran.

Baca Juga: Puncak Bangku, Tempat Wisata Bak Negeri di Atas Awan di Kabupaten Ciamis Jawa Barat

Oleh karena letak kerajaan yang tidak begitu jauh dari curug, maka setiap hari curug itu digunakan oleh raja untuk membersihkan diri atau mandi.

Setiap raja akan membersihkan dirinya ke curug selalu diiringi oleh para pengawalnya sambil membunyikan tambur yang suaranya terdengar hingga ke desa-desa di sekitarnya. Dan, karena terlalu sering mendengar suara tambur, maka warga sekitar menamakan curug tersebut Citambur.

Curug Citambur memiliki ketinggian mencapai sekitar 130 m dan memiliki tiga tingkatan, dimana tingkat pertama berketinggian sekitar 12 m, tingkat kedua berketinggian sekitar 116 m dan yang paling atas sekitar 2 m.

Baca Juga: Bukit Pujiningrum, Rekomendasi Wisata di Tasikmalaya Bak Negeri di Atas Awan

Curug yang berlokasi di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat ini, dibatasi oleh tebing yang tinggi dan memiliki debit air yang cukup besar terlebih lagi disaat musim penghujan.

Curug ini, merupakan salah satu destinasi wiasata alam yang bisa dijadikan referensi untuk healing di Kabupaten Cianjur. Untuk masuk ke lokasi, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp5.000-Rp7.000 termasuk parkir kendaraan motor maupun mobil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X