wisata

Peringatan Hari Seni Rupa 2024 di Banyuwangi Jawa Timur, Jagong Budaya dan Pertunjukan Wayang Kulit Sujiwo Tejo

Senin, 16 Desember 2024 | 21:56 WIB
Para nara sumber hadir dalam acara jagong budaya memperingati Hari Jadi Seni Rupa di Langgar Art Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pada Minggu, 15 Desember 2024. (Syaifuddin Mahmud)

 

Mediapriangan.com - Dalam rangka memperingati Hari Seni Rupa yang jatuh pada 10 Desember, sejumlah seniman Banyuwangi menggelar serangkaian acara menarik.

Salah satunya adalah talk show bertajuk “Jagong Budaya: Seni Banyuwangi, Hidup dan Menghidupi” yang berlangsung di padepokan Langgar Art, Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng pada Minggu, 15 Desember 2024.

Acara ini dipandu oleh Suko Widodo dan Rina Fahlevi, menghadirkan sejumlah narasumber ternama, baik dari pemerintah maupun kalangan seniman.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, serta Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marhen Yono, turut berbicara, bersama Ketua Majelis Kehormatan Dewan Kesenian Blambangan, Samsudin Adlawi, budayawan Sujiwo Tejo, dan pemilik Langgar Art Banyuwangi, Imam Maskun.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Rumah Sakit hingga Sekolah Internasional Masuk Daftar PPN 12 Persen, Kebijakan Dimulai Tahun 2025

Setelah diskusi, malam harinya, masyarakat disuguhi pertunjukan wayang kulit dengan dalang Sujiwo Tejo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni dan budaya Banyuwangi, yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Bupati Ipuk Fiestiandani menyebutkan bahwa seni di Banyuwangi telah menjadi bagian dari identitas masyarakat, dan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan seni di wilayahnya.

“Kami akan terus mendorong pengembangan seni agar dapat menjadi embrio yang baik untuk masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Terpilih, Herman Deru, Akan Jadi Keynote Speaker di MIND ID Mediapreneur Talks Palembang 2024!

Samsudin Adlawi, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan bahwa sejak bayi, masyarakat Banyuwangi telah mengenal seni lewat lagu-lagu daerah yang dinyanyikan oleh ibu mereka.

Secara geografis, Banyuwangi yang dikelilingi alam yang indah, menjadi sumber inspirasi bagi para seniman untuk menghasilkan karya-karya yang mengagumkan.

"Keindahan Ijen, laut, dan hutan di Banyuwangi telah menginspirasi beragam seni, mulai dari puisi hingga lukisan," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini