wisata

Peringatan Hari Seni Rupa 2024 di Banyuwangi Jawa Timur, Jagong Budaya dan Pertunjukan Wayang Kulit Sujiwo Tejo

Senin, 16 Desember 2024 | 21:56 WIB
Para nara sumber hadir dalam acara jagong budaya memperingati Hari Jadi Seni Rupa di Langgar Art Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pada Minggu, 15 Desember 2024. (Syaifuddin Mahmud)

Senada dengan hal itu, Sujiwo Tejo juga menekankan bahwa seni telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banyuwangi.

Ia bahkan menyanyikan lagu Umbul-Umbul Blambangan yang menggambarkan keindahan alam Banyuwangi.

Baca Juga: Menyelami Fenomena Cancel Culture, Kasus Olokan Gus Miftah ke Penjual Es Teh Manis dan Penghakiman Publik di Medsos

“Kalau mau jadi seniman sejati, lahirlah di Banyuwangi,” ujar Sujiwo Tejo dengan bercanda, menambahkan bahwa mungkin semua seni berasal dari daerah ini.

Bupati Ipuk juga menyampaikan bahwa di bidang pendidikan, seni sudah menjadi bagian dari ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, dengan adanya Festival Padhang Ulanan yang menampilkan pertunjukan seni siswa di seluruh kecamatan Banyuwangi setiap bulan.

"Ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat mereka di bidang seni," katanya.

Menurut Samsudin Adlawi, sektor pendidikan Banyuwangi sangat mendukung berkembangnya seni di kalangan siswa. Hal ini terbukti dengan seringnya perwakilan dari Banyuwangi memenangkan lomba seni tingkat nasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa seni dapat menghidupi para pelakunya, termasuk menjadi instruktur seni di sekolah-sekolah dan komunitas seni.

Baca Juga: Perbedaan Strategi Pajak PPN di ASEAN, Indonesia Naikkan Jadi 12 Persen, Vietnam Pilih Turunkan Ke 8 Persen

Samsudin juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam memajukan seni dan budaya Banyuwangi, terutama dalam gelaran Gandrung Sewu yang menghasilkan perputaran uang mencapai Rp 7,5 miliar.

Selain itu, Banyuwangi Festival juga memberikan peluang bagi para seniman untuk mendapatkan penghidupan tambahan.

“Pemkab Banyuwangi telah mengelola potensi seni dengan baik, menjadikannya sebagai bagian dari pariwisata,” katanya.

Upaya mengembangkan seni sebagai industri juga mendapat dukungan dari Dwi Marhen Yono, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara.

Menurutnya, Banyuwangi memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang mengintegrasikan seni, budaya, kuliner, alam, dan event.

Baca Juga: Promedia Akan Meluncur ke Palembang untuk Sambut Mahasiswa dan Insan Jurnalis dalam Journalism 360, Catat Tanggalnya!

Halaman:

Tags

Terkini